
FASAD
Memanfaatkan posisi kavling hook, arsitek M. Harfansyah Azhar bereksplorasi dengan desain twisted detached house. Yang bikin hunian di Tangerang Selatan ini tampak stand out, area lantai 2-nya diputar 30 derajat.
---
PASANGAN Nur Ainun dan Dwi Handri tak punya request khusus soal desain rumah mereka. Hanya ingin desain yang masih relevan untuk 10–20 tahun mendatang. Siapa sangka, malah dapat desain out of the box dari Phidias Indonesia. "Kami pas awal dikasih desainnya juga kaget, hah kok miring?" kenang Ainun, kemudian tertawa.
Desain lantai 2 yang sengaja diputar 30 derajat itu ternyata di luar ekspektasi. Kekhawatiran banyak sudut mati hingga ruangan terasa "miring" pun musnah. Arsitek Harfansyah mengakomodasi keinginannya agar privacy rumah lebih terjaga.
Juga, menghapus gap yang bisa muncul antaranggota keluarga dari sekat-sekat ruangan dalam rumah yang biasa terjadi. "Maka, ruang keluarga dan dapur tak ada sekat. Sisi pencahayaan dan sirkulasi yang kami minta pun sangat diakomodasi," papar dokter spesialis penyakit dalam tersebut.
Menurut Harfansyah, konsep twisted detached house lahir dari utak-atik massa bentuk dasar yang dikawinkan dengan site rumah yang berada di kavling hook. Ide segar itu menghasilkan fasad lantai 2 yang seolah melayang dengan perputaran sudutnya.
Photo
Twisted Detached House (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Kemudian, Harfan –sapaan M. Harfansyah– menambahkan permainan geometri pada fasad lantai 2 untuk menjaga privacy owner. Warna hitam dipilih untuk menonjolkan kesan melayang pada fasad tersebut. ’’Kalau posisi ke depan mungkin biasa aja. Akhirnya, kami coba memutar fasadnya agar lebih stand out," jelasnya.
Permainan putaran sudut itu juga menjadi cara "membelokkan" cahaya yang masuk. Dengan sedikit memutar sudut, cahaya pagi dapat diakomodasi tanpa harus merasa terbakar terik di siang hari. Mengingat, bukaan berada tepat di sisi barat dan timur.
Lagi-lagi, privacy jadi hal penting di rumah itu. Langkah awal, terdapat bench untuk menerima tamu tidak terlalu dekat. Kemudian, disambung gemercik air dari kolam ikan di area samping. Memberikan suasana yang rileks dan menenangkan bagi para tamu.
Ending dari flow tersebut adalah teras semi-indoor tepat di depan pintu utama. Perpaduan dinding roster dan kanopi kaca membuat area itu lebih privat, tapi tetap terbuka. Harfan juga menyediakan dinding-dinding pendek yang bisa dimanfaatkan untuk area duduk saat menjamu tamu. ’’Jadi, kalau ada tamu yang nggak terlalu dekat, masih nyaman untuk ngobrol di luar. Nggak perlu sampai masuk ruang keluarga,’’ ungkapnya.
Pemilik rumah, tutur Harfan, sengaja ingin menghilangkan area ruang tamu. Karena itu, begitu masuk rumah langsung disambut oleh ruang keluarga yang menyatu dengan dapur. Dengan menggabungkan dua fungsi ruangan berukuran 4,5 x 8,2 meter tersebut, interaksi antaranggota keluarga pun bisa lebih maksimal. Ditambah sentuhan kayu pada interior yang kian menambah nuansa hangat di ruangan itu.
Harfan juga ’’menghilangkan’’ sekat antara lantai 1 dan lantai 2 melalui void yang berada tepat di atas televisi. ’’Jadi, kalau manggil orang nggak perlu teriak udah kedengeran,’’ katanya. Terdapat dry garden yang berfungsi sebagai bukaan utama di dalam rumah. Taman kering itu hanya diisi satu pohon dengan tebaran batu koral di sekitarnya. Memenuhi fungsi sirkulasi sekaligus low-maintenance.
Photo
Twisted Detached House (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
---
HIGHLIGHTS
Photo
Twisted Detached House (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Pemilik menyukai sesuatu yang minimalis. Karena itu, tone warna yang dipilih lebih ke monokrom. Yakni, putih lewat lantai marmer, hitam pada sofa dan kursi, dan unsur kayu melalui plywood lapis HPL.
Photo
Twisted Detached House (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Bukan besi ataupun kayu. Pilihannya jatuh pada material kaca sebagai railing tangga untuk memberikan kesan luas pada rumah. Ditambah lampu-lampu kecil di tiap anak tangga yang mempercantik sudut tersebut.
Photo
Twisted Detached House (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Lagi-lagi, privacy menjadi hal penting bagi pemilik rumah. Karena itu, dibuat rooftop di lantai 3 untuk area ngumpul bareng keluarga dan sahabat. Open space yang nyaman sekaligus privat.
Photo
DENAH RUMAH (Phidias Indonesia)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
