
FOCAL POINT: Fasad boks bermaterial beton ini terlihat dari dua sisi hadap rumah dan menjadi focal point di antara rumah-rumah sekitarnya. (Foto: Rakta Studio)
Rumah yang terletak di hook memiliki beberapa keuntungan. Salah satunya, lahan yang cenderung lebih lega dan tidak terhalang rumah tetangga di satu sisinya. Hal itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh arsitek Vidor Saputro dalam merancang proyek DS House yang terletak di Bogor, Jawa Barat, ini.
---
SALAH satu hal yang paling mencuri perhatian dari DS House adalah bentuk fasadnya yang unik. Yakni, berupa boks bermaterial beton yang disusun secara asimetris. Vidor menciptakan kantilever sehingga lantai 2 rumah tersebut seolah melayang serta menciptakan feeling spasial yang unik. Alhasil, bentuk fasad yang boxy menjadi focal point rumah tersebut, membedakannya dengan rumah-rumah di sekitarnya.
Karena sudah menonjol secara arsitektur, pemilihan warna pun dibuat lebih netral. Warna tanah seperti abu-abu, hitam, putih, dan elemen kayu pun mendominasi sekaligus menyesuaikan dengan keinginan pemilik rumah. Warna-warna itu menghasilkan kesan maskulin yang tidak berlebihan.
’’Dominan warna maskulin lebih cenderung menampilkan ’kejujuran material’ dari semen exposed-nya. Lalu, kami tambahkan warna abu-abu gelap mendekati hitam di boks satunya supaya kontras,’’ terang arsitek prinsipal Rakta Studio tersebut. Rumah itu berdiri di atas lahan hook dengan benefit berupa lahan hijau yang terletak di sisi kiri dan depan rumah. Karena itu, pemilik menginginkan rumah tersebut dibuat banyak bukaan.
Photo
KESAN MASKULIN: Penggunaan warna-warni monokrom cenderung gelap untuk eksterior dipadu elemen kayu pada interior. (Foto: Rakta Studio)
Vidor pun mengaplikasikan banyak jendela kaca yang memungkinkan cahaya matahari menembus ke dalam rumah. Lantai 1 rumah itu dibuat open plan yang terkoneksi dengan inner courtyard serta taman samping melalui pintu geser yang dapat dibuka lebar. Dengan begitu, batas antara indoor dan outdoor pun seolah melebur.
’’Inner courtyard kami tempatkan di center supaya menjadi napas bagi ruang-ruang di sekelilingnya,’’ kata Vidor. Inner courtyard dibuat semakin hijau dengan adanya vertical garden. Selain menunjang nuansa tropis, vertical garden itu menambah kesegaran suasana. Dengan begitu, keinginan pemilik untuk membuat rumah terasa seperti vila sebagai tempat healing setelah lelah bekerja pun tercapai.
Penempatan ruang di rumah seluas 450 meter persegi itu dibuat efisien. Di sana hanya terdapat empat kamar sesuai kebutuhan pemilik. Padahal, secara lahan rumah tersebut bisa dibuat lebih banyak kamar. Namun, pemilik ingin rumah itu dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan dasar mereka saat berada di rumah. Misalnya, tidur, makan, belajar, dan menerima tamu. (adn/c7/nor)
---
HIGHLIGHTS
Photo
Area tangga merupakan area favorit pemilik. Material utamanya adalah baja berlubang dan pelat baja yang dilapisi papan kayu. Lalu, diperkuat kawat baja yang sekaligus menjadi railing. Bentuk tangga floating dan bercelah itu memungkinkan cahaya dari skylight menembus ke dalam.
Photo
(Foto: Rakta Studio)
Lantai kaca berbentuk segitiga ditempatkan di lantai atas, bersebelahan dengan area tangga. Selain menciptakan nuansa yang khas, lantai kaca itu menjadikan ruangan tampak luas. Selain itu, membantu cahaya matahari dari jendela lantai 2 menembus ke lantai 1.
Photo
FOCAL POINT: Fasad boks bermaterial beton ini terlihat dari dua sisi hadap rumah dan menjadi focal point di antara rumah-rumah sekitarnya. (Foto: Rakta Studio)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
