
Ilustrasi pembegalan kini tidak hanya menggunakan senjata tajam, tapi juga menggunakan air keras untuk melukai korbannya.
JawaPos.com - Aksi begal masih marak. Beberapa pelaku, yang sudah ditembak mati, belum memberi efek jera bagi pelaku lain. Kini, pembegalan tidak hanya menggunakan senjata tajam dan senjata api. Pelaku juga menggunakan air keras untuk melukai korbannya.
Korban yang dibuatnya cacat seumur hidup, Dungdang Ompusunggu alias Sulai,44. Dia menjadi korban begal di Jl HM Noerdin Panji (eks Kebun Sayur), Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu (20/6), sekitar pukul 03.40 WIB.
Jelang subuh itu, korban dalam perjalanan pulang ke rumah, di Kompleks Kencana Damai, Kecamatan Sako dari bekerja di PT Sumex Intermedia, percetakan koran Sumatera Ekspres group. Akibatnya, selain luka bakar melepuh di wajah dan badan, korban juga kehilangan motor Yamaha Mio nopol BG 5510 ABI.
Hingga kemarin, korban masih dirawat di RSMH Palembang. Korban menceritakan, dari simpang empat bandara menuju masuk Jl HM Noerdin Panji, dia seperti sudah melihat kedua pelaku. “Waktu itu belum curiga,” ujarnya seperti dikutip Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Jumat (21/6).
Kedua pelaku yang berboncengan motor juga ikut masuk ke Jl MH Noerdin Panji. Korban masih belum curiga, bahkan sempat memberikan jalan untuk mendahuluinya. Ternyata pelaku terus memepet. Di tempat yang gelap, pelaku yang dibonceng langsung menyiramkan air keras.
”Mereka pakai gayung air, berisi cuka para (air keras,red). Menyiram saya dari arah bawah. Saya pakai helm, tapi kena juga," tuturnya. Setelah disiram air keras, korban terus berusaha memacu sepeda motornya.
Tapi, pelaku terus mengejar, sambil mengancam. Korban menduga, pelaku juga membekali dirinya dengan senjata tajam. "Mereka berteriak ke saya. ’Nah, melawan kau yo..! Lalu, mengancam saya lagi,” kenangnya.
Rasa sakit, pedih bercampur panas mulai tak tertahankan lagi oleh korban. Dia menghentikan sepeda motornya. Lari bersembunyi di rawa-rawa, sambil membasahi lukanya dengan air. Sementara pelaku, langsung membawa kabur sepeda motor Mio milik korban.
Setelah pelaku kabur, korban menelepon keluarganya minta tolong. Kasus pembegalan terhadapnya juga sudah dilaporkan ke Polsekta Sukarami. Hanya saja, korban tidak ingat wajah pelaku meski mereka tidak pakai helm ataupun topi.
“Kondisinya gelap. Perkiraan saya, kedua pelaku usia paruh baya atau sudah dewasa. Tidak terlalu tua, tapi bukan juga remaja,” ujarnya sambil mengingat-ingat.
Begitu korban dibawa ke IGD RSMH Palembang subuh itu, diketahui dirinya menderita luka melepuh di badan sebelah kiri, sebagian wajah. Penglihatan di mata kanannya menjadi kabur. ”Ini mau operasi. Rasanya masih nyeri," tuturnya.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsekta Sukarami, Kompol Rivanda, membenarkan pihak keluarga korban sudah membuat laporan ke Polsekta Sukarami. “Saat ini, masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Semoga cepat terungkap," katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
