Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Juni 2018 | 04.31 WIB

PN Jaksel Dijaga Ratusan Aparat, Haram Ada Alat Komunikasi

Terdakwa teror bom Thamrin Oman Rachman alias Aman Abdurrahman. Polisi bakal memberlakukan pengamanan ekstra ketat jelang sidang vonis Aman besok (22/6). - Image

Terdakwa teror bom Thamrin Oman Rachman alias Aman Abdurrahman. Polisi bakal memberlakukan pengamanan ekstra ketat jelang sidang vonis Aman besok (22/6).

JawaPos.com - Pimpinan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Aman Abdurrahman akan menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat (22/6). Polisi dipastikan bakal memberlakukan pengamanan ekstra ketat.


Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan lokasi PN Jakarta Selatan akan disterilkan. Bahkan khusus esok hari, tidak ada agenda persidangan lain selain perkara Aman.


"Tidak ada sidang lain kecuali sidang (Aman) itu saja, supaya lebih fokus dan ruang sidang akan steril," ujar Indra di Polres Jakarta Selatan, Kamis (21/6).


Selain itu, lanjut Indra, alat-alat elektronik juga dilarang masuk ruang persidangan. Kamera, handphone dan alat rekam lain harus ditanggalkan oleh pengunjung sidang.


"Termasuk milik awak media," tegas dia.


Hal itu dilakukan demi mengindahkan seruan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Di mana lembaga tersebut telah menghimbau agar persidangan kasus terorisme tidak ditayangkan langsung baik di media sosial, maupun media televisi dan radio.


Langkah itu diambil sebagai mencegah terjadinya penokohan dan penyebaran ideologi terorisme. Selain itu keamanan perangkat sidang dan saksi juga menjadi pertimbangannya.


"Tidak ada barang-barang elektronik yang masuk, nonton boleh saja. Tapi tidak ada bawa handphone," tegas Indra.


Sementara itu untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan maupun penyerangan saat sidang berlangsung, petugas polisi akan dilengkapi dengan senjata lengkap. Bahkan regu sniper Brimob juga turut dilibatkan.


"Anggota Kepolisian dipersenjatai, bahkan dikawal sampai ruang (sidang) juga dan Brimob Sniper juga dikerahkan," tegas Indra.


"Total ada sekitar 400 personel," pungkasnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore