Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 05.01 WIB

Tak Ada Kejutan, Hasil Survei Pilgub Jabar Didominasi 2 Paslon

Hasil survei Indo Barometer menempatkan Paslon Rindu dan Duo DM menempati posisi teratas. Elektabilitas Rindu unggul 6 persen dari Duo DM. - Image

Hasil survei Indo Barometer menempatkan Paslon Rindu dan Duo DM menempati posisi teratas. Elektabilitas Rindu unggul 6 persen dari Duo DM.

JawaPos.com - Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Hasilnya, dua pasangan calon (paslon) bersaing ketat.


Mereka adalah paslon nomor urut 1 dan 4, Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) serta Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (Duo DM).


Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menjelaskan, tingkat elektabilitas paslon Rindu masih memimpin dengan keunggulan sekitar enam persen dari Duo DM.


"Yang tertinggi adalah pasangan Rindu dengan 36,9 persen, Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (Duo DM) 30,1 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M QOdari di Hotel Harris FX Sudirman, Jakarta, Rabu (20/6).


"Sementara Sudrajat-Syaikhu (Asyik) 6,1 persen dan pasangan Hasanudin-Anton (Hasanah) 5 persen," tambah Qodari.


Qodari menjelaskan, konstelasi Pilgub Jabar masih sangat mungkin berubah. Sebab, dari hasil siginya, masih banyak responden yang masih enggan membocorkan ihwal pilihannya di Pilkada Jabar.


"Sekitar 21,9 persen (belum menentukan pilihan). Alasannya, mereka menyatakan merahasiakan pilihannya atau belum menentukan pilihan hingga saat ini. Ada juga enggan memilih paslon yang ada," ungkap dia.


Sedangkan alasan responden belum menemukan atau menentukan pilihan, lanjut dia, dikarenakan masih ada responden yang belum mengenal calonnya, serta sedikitnya program, visi, dan misi calon yang diketahui.


"Mereka memilih menunggu hari-H pemilu," ujar Qodari.


Rindu dan Duo DM Turun


Jika dilihat dari tren dinamika elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, pasangan Rindu cenderung mengalami penurunan.


Pada survei Indo Barometer yang dilakukan pada Januari 2018 lalu, elektabilitas pasangan tersebut berada pada angka 44,8 persen, sedangkan pada Maret 2018 berada di angka 36,7 persen.


Sama dengan pasangan Duo DM justru mengalami sedikit penurunan dibanding survei sebelumnya. Sementara pasangan lainnya, Hasanah dan Asyik mengalami tren kenaikan.


"(Duo DM) 31,3 persen pada 20-26 Maret 2018 kini menjadi 30,1 persen," tutupnya.


Sebagai informasi, Indo Barometer menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden. Survei dilakukan sejak 7-13 Juni 2018.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore