
SATU ARAH: Kepadatan kendaraan Gardu Tol Palimanan ruas jalur Tol Cipali kembali diberlakukan sistem satu arah, Rabu (20/6).
JawaPos.com – Kendaraan yang melaju di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) terpantau padat merayap, Rabu (20/6). Guna mengurai kemacetan, pihak terkait kembali memberlakukan sistem satu arah (one way).
Kepadatan kendaraan pada H+5 lebaran di ruas jalan menuju Jakarta mulai terjadi pada pukul 14.00 WIB. Pengosongan jalur tol dari Jawa Tengah pun diberlakukan mulai pukul 15.00 WIB. Penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalur tol membuat sistem one way diberlakukan sekitar pukul 14.00 WIB.
General Manager (GM) Operasiona PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Suyitno mengatakan, sistem satu arah diberlakukan sepanjang jalur tol Jawa Tengah hingga Jakarta.
Dikatakannya, jalur Tol Cipali dari Gardu Tol Palimanan sudah mulai terjadi penumpukan kendaraan sejak pukul 16.30 WIB. Setelah diberlakukannya sistem satu arah, arus kendaraan sudah normal kembali ke arah Jakarta.
"Di Tol Cipali Gardu Tol Palimanan Kilometer 188 sekitar pukul 14.00 WIB sudah dilakukan sistem satu arah. Jalur tol sebelumnya dari Jawa Tengah pun sudah satu arah," ungkapnya kepada JawaPos.com.
Hingga pukul 19.00 WIB, sistem satu arah diberlakukan dari Jawa Tengah menuju Jakarta. Selama arus mudik dan arus balik ini, Tol Cipali sedikitnya sudah memberlakukan sistem one way tiga kali.
Seperti kemarin, arus lalu lintas kendaraan di Tol Cipali mengalami kenaikan drastis. Sehingga sistem satu arah terpaksa diberlakukan, meski kendaraan dari arah sebaliknya dikeluarkan di exit tol terdekat.
"Imbas dari kebijakan satu arah ini, kami mendapat (kritik) masukan dari masyarakat pengendara menuju Jawa Tengah. Mereka merasa tidak nyaman kalau dikeluarkan di jalur arteri Pantura," ungkapnya
Meskipun demikian, dirinya tetap mendukung upaya petugas kepolisian dalam membuat rekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kepadatan di ruas jalan Tol. "Kami hanya memfasilitasi pihak kepolisian untuk mengurai kepadatan kendaraan di Tol Cipali. Salah satunya membuka gardu tol atau sistem satu arah," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
