Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 12.10 WIB

Dibantah Demokrat Soal Pesan SBY, Ini Jawaban Pasrah Sandiaga Uno

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. - Image

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno tidak ingin mempersoalkan pernyataan Partai Demokrat yang membantah pengakuannya terkait pesan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengisyaratkan partainya akan merapat ke Gerindra.


"Saya nggak mau masuk ke dalam polemik ya, apa yang disampaikan pada saya oleh Pak SBY (melalui AHY), sebagai negarawan, sebagai bapak bangsa kita," ujar Sandi d21:13:23i Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/6). 


Dia menjelaskan, isi pesan SBY yang disampaikan melalui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Saat itu, AHY menyampaikan ajakan SBY kepada dirinya sebagai anak muda untuk sama-sama membangun bangsa. 


"Dan itu saya tangkapnya itu satu ajakan yang sangat simpatik ya. Bahwa bapak bangsa kita memikirkan di atas politik above politics, above partitionship. Ini bukan tentang siapa partainya, atau siapa afiliasinya tapi mari sama-sama kita memikirkan bangsa kita, memajukan bangsa kita," terangnya. 


Ketua Tim Pemenangan Pilpres Gerindra itu meyakini situasi politik antar kedua partai itu cair. “Saya rasa kita tidak perlu besar-besarkan. Dan bagi kita kan politik itu cair dan bagi kami tentunya harapan kita apa saja bisa terjadi di politik," kata dia. 


Menurut Sandi, secara pribadi maupun Gerindra, Demokrat merupakan sahabat lama. Apalagi, SBY telah berpengalaman memimpin Indonesia selama 10 tahun.


"Pak SBY tokoh yang sangat dihormati oleh pak Prabowo. Dan kami semua melihat pak SBY itu sebagai tokoh bangsa yang nanti bisa menggaet kita dalam 55 hari ke depan," tutur Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. 


Sebelumnya, Partai Demokrat membantah adanya titipan pesan SBY melalui AHY. Demokrat membantah pernyataan Sandi yang mengaku mendapat pesan soal Pilpres 2019 dari SBY.  


"Tidak benar ada titipan pesan dari Pak SBY (Ketum Partai Demokrat) yang disampaikan melalui Mas AHY (Komandan Kogasma Partai Demokrat)," tulis Deputi VII Media Kogasma Partai Demokrat Putu Rudana Supadma dalam keterangan resminya, Selasa (19/6).


"Mas AHY menyayangkan pernyataan Saudara Sandiaga Uno tersebut. Mas AHY mengimbau kepada semua pihak untuk bisa mencegah pernyataan-pernyataan publik yang tidak faktual atau keluar dari konteks, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Ini untuk menghindari terjadinya kebingungan di tengah masyarakat kita," paparnya menyampaikan pesan AHY.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore