
Ilustrasi dilarang makan siang saat puasa.
JawaPos.com - Penyakit maag atau dispepsia seringkali mengganggu aktivitas. Gejalanya mual, muntah, pusing, keringat dingin, hingga nyeri ulu hati. Betul-betul menyiksa. Akan tetapi, cobalah evaluasi setelah satu bulan berpuasa.
Dalam ceramahnya dalam khotbah salat Idul Fitri, Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan contoh penyakit yang disebabkan karena ketidakteraturan adalah sakit maag. Sebagian besarnya adalah sakit maag fungsional.
"Yaitu di mana jika dilakukan evaluasi tidak ditemukan kelainan. Pasien dengan maag fungsional biasanya dengan berpuasa keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat pada saat berpuasa," kata Ari dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Minggu (17/6).
Penyebab sakit maag fungsional terjadi karena keluhan sakit maag yang timbul pada pasien akibat ketidakteraturan makan. Tak hanya itu, bisa disebabkan konsumsi makanan camilan, seperti makanan yang berlemak, asam, dan pedas sepanjang hari. Lalu, konsumsi minuman bersoda dan minum kopi, merokok dan juga faktor stres.
"Sedangkan selama berpuasa, pasien-pasien ini pasti makan lebih teratur," kata Ari.
Karena saat berpuasa pasien maag hanya dua kali dengan waktu yang lebih kurang sama setiap harinya, yaitu saat sahur dan berbuka. Keteraturan makan seperti inilah yang bisa membuat pasien
dengan sakit maag tersebut sembuh.
Penelitian di Inggris yang dilakukan pada 1768 orang yang dipublikasi pada International Obesity Journal salah satu jurnal yang masuk dalam grup Nature yang terkenal tersebut. Tahun 2014 membuktikan bahwa ketidakteraturan makan terutama pada ada tidaknya makan pagi.
"Akhirnya dengan berpuasa kita dapat mengurangi makan, hidup lebih teratur dan mampu pengendalikan diri dengan baik," kata Ari.
Keteraturan yang telah terbina selama puasa seharusnya juga dapat diteruskan pasca lebaran. Hidup selalu berpikir positif dan pengendalian diri seharusnya juga dapat dipertahankan setelah Lebaran nanti.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
