
Ilustrasi: pedangan pakaian.
JawaPos.com - Meski Hari Raya Idul Fitri masih dua pekan lagi, namun para pedagang pakaian rupanya sudah mulai menggeliat. Kondisi ini menjadi peluang mereka untuk mendulang pendapatan dalam jumlah besar.
Pedagang di Pasar Ujung Murung, Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel) salah satunya sebut saja Rama. Pedagang pakaian gamis dan pakaian anak-anak ini sudah mulai terasa sebelum memasuki bulan Ramadan.
“Sekitar dua minggu sebelum Ramadan sudah mulai banyak pembeli, tapi masih belum seberapa,” kata Rama, dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Rabu (30/5).
Menurut Rama, yang paling terlihat peningkatannya sekitar dua pekan menjelang lebaran sudah mulai terlihat. Hal ini mengingat sebagian masyarakat atau karyawan kantoran sudah menerima Tunjangan Hari Raya (THR).
Tokonya mulai mendapat banyak pesanan pakaian dari sejumlah daerah di Kalsel, bahkan Kalimantan Tengah (Kalteng) sampai Kalimantan Timur (Kaltim). Jika pada hari biasa dia hanya mendapatkan sekitar Rp 6 juta - Rp7 juta, peningkatannya bisa hampir dua kali lipat. “Kalau dihitung dalam persentase sekitar 50-75 persen peningkatan penjualan selama Ramadan,” ungkapnya.
Sedikit berbeda diungkapkan Mita. Pemilik Toko Vina Rizky yang menjual pakaian gamis di Pasar Sudimampir Baru ini menuturkan bahwa hingga saat ini masih terlihat normal. Penjualannya belum terlalu ada lonjakan permintaan konsumen.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen, Mita sudah menyediakan pakaian lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari biasa. Dia sudah menyiapkan beragam jenis pakaian yang bisa menjadi pilihan konsumen. “Sepuluh hari sebelum lebaran yang sangat terasa banyak konsumen yang datang membeli pakaian,” ujarnya.
Kalau sudah begini, Mita mengaku kewalahan melayani pembeli. Ada yang membeli eceran maupun grosir. Untuk istirahat pun sulit. Tapi biasanya dia dibantu oleh adik maupun beberapa orang karyawannya.
Dia mengaku jika pada hari biasa, omzet penjualan yang bisa dihasilkan setiap hari beragam. Kisaran Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Angka tersebut bisa mengalami peningkatan sampai 50 persen. “Kalau semakin mendekati lebaran bisa Rp 20 - Rp 25 juta,” sebutnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
