
EVAKUASI: Tim penolong dari PMI mengevakuasi jenazah korban tenggelam di laut.
JawaPos.com - Berniat untuk berwisata di Pantai Banyu Anjlok, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Yogi Rivaldo, 21, justru harus kehilangan nyawanya. Wisatawan asal Ponorogo itu tewas karena tenggelam, Sabtu (26/5).
Kisah pilu ini bermula saat Yogi dan keempat kawannya berangkat dari Ponorogo menuju kawasan wisata Bowele (Bolu-bolu, Wedi Awu dan Lenggoksono). Setelah sampai, kelimanya langsung menuju ke Pantai Banyu Anjlok, yang tidak jauh dari kompleks pantai Bowele.
Begitu sampai di lokasi, korban langsung naik ke kolam Banyu Anjlok. Korban mandi dan berenang di kolam itu. Sebagai informasi, pantai Banyu Anjlok memiliki air terjun yang keluar dari atas batu besar di pinggir pantai. Bagian atas batu besar itu terdapat kolam yang kerap dipakai berenang.
Tak lama berselang, teman-temannya juga menyusul Yogi naik ke kolam. Sebelum mandi, korban sudah diingatkan rekannya agar tidak berenang. "Karena warna airnya biru, artinya dalam. Tapi korban tidak menjawab malah naik ke atas dan melanjutkan renang," kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo.
Laki-laki yang akrab disapa Mbah Tomo ini menambahkan, korban sempat berenang dan menghampiri rekan-rekannya, sambil mengatakan bahwa kolam bisa dipakai berenang.
Namun karena setelah dicoba oleh kawan-kawan korban, kolam tersebut dalam, akhirnya mereka memilih menepi. Namun tidak dengan Yogi. Dia justru melompat ke dalam kolam.
Kawan-kawannya panik dan berusaha untuk memanggil korban. Tidak mendapatkan jawaban, akhirnya kawan-kawannya meminta bantuan kepada warga dan diteruskan ke tim penolong dari PMI.
"Korban ditemukan di dalam kolam Banyu Anjlok oleh tim penolong dan pencari. Saat dievakuasi, kondisinya sudah kritis," imbuh Mbah Tomo.
Detak jantungnya terlalu lemah dan dari hidungnya keluar darah segar. Penolong berusaha memberikan pertolongan dengan pacu jantung. Namun, sayang nyawa korban tak tertolong.
"Korban akan kami bawa dengan ambulance PMI ke RS Saiful Anwar. Saat ini posisi korban masih di Tirtoyudo. Jenazah akan divisum," tegasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
