
Ilustrasi perjalanan kereta api. (Humas KAI Daop 8)
JawaPos.com - Bagi kamu yang berencana naik kereta api dari Jakarta menuju Malang, dua nama yang paling sering muncul adalah KA Brantas dan KA Matarmaja. Keduanya sama-sama melayani perjalanan kelas ekonomi jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen, tetapi punya banyak perbedaan penting mulai dari harga tiket, rute perjalanan, hingga kondisi gerbong.
Pertanyaan yang paling sering muncul biasanya sederhana: lebih nyaman mana, lebih cepat mana, dan mana yang paling cocok untuk budget traveler?
Nah, sebelum membeli tiket, berikut 9 perbedaan KA Brantas dan KA Matarmaja yang wajib kamu tahu agar perjalanan menuju Malang jadi lebih nyaman dan sesuai kebutuhan.
1. Tujuan Akhir Perjalanan Berbeda
Perbedaan paling mencolok ada pada tujuan akhirnya. KA Matarmaja melayani perjalanan langsung dari Jakarta menuju Malang. Kereta ini berhenti di Stasiun Malang Kota Baru dan Malang Kota Lama sehingga praktis untuk penumpang yang ingin langsung tiba di Kota Malang tanpa transit.
Sementara itu, KA Brantas sebenarnya hanya berakhir di Stasiun Blitar. Jadi, jika ingin melanjutkan perjalanan ke Malang, penumpang harus menyambung menggunakan KA lokal seperti KA Dhoho atau Penataran.
Bagi traveler yang ingin perjalanan simpel tanpa pindah kereta, KA Matarmaja tentu lebih unggul.
KA Brantas dan KA Matarmaja juga melewati jalur berbeda. KA Brantas menggunakan jalur selatan dan tengah Pulau Jawa melalui Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Solo Jebres, Madiun, Kediri, hingga Blitar.
Sedangkan KA Matarmaja melewati jalur utara lewat Cirebon, Tegal, Semarang Poncol, Gundih, Solo Jebres, Madiun, Kertosono, Kediri, lalu menuju Malang.
Bagi pecinta perjalanan kereta dengan pemandangan pegunungan dan jalur selatan Jawa yang terkenal indah, KA Brantas bisa menjadi pilihan menarik.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
