Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Agustus 2026 | 23.42 WIB

Investor Industri Baterai Bisa Kabur, Regulasi RI Dinilai Belum Memberi Kepastian

Founder National Battery Research Institute (NBRI) sekaligus profesor Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Evvy Kartini. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Founder National Battery Research Institute (NBRI) sekaligus profesor Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Evvy Kartini. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

 JawaPos.com - Kepastian regulasi sangat penting untuk menarik investasi di industri baterai Indonesia. Perubahan kebijakan setelah investasi dapat membuat pelaku kembali mempertimbangkan kelanjutan.

Founder National Battery Research Institute (NBRI) dan profesor BRIN Evvy Kartini berkata industri butuh kepastian. Keputusan investasi perlu mempertimbangkan kebijakan dan insentif yang ada.

Ia menambahkan, jika aturan berubah, perhitungan bisnis awal investor juga ikut berubah.

"Jadi kalau mau kompetitif itu, menurut saya sih environment. Environment itu adalah kebijakan, policy, regulasi. Kenapa kita ini, tadi disampaikan, industri ini perlu kepastian, investasi ini perlu kepastian. Anda nanam, oh iya, nanti ada insentif. Nanti Anda dikasih tax deduction,” kata Evvy saat ditemui JawaPos.com di sela-sela International Battery Summit (IBS) 2026 di Jiexpo Kemayoran, Kamis (27/8).

Namun, seringkali hal ini diiringi ketidakpastian sampai perubahan. Perubahan tersebut jadi masalah karena investor membuat rencana berdasar kebijakan awal. Hilangnya insentif dapat pengaruhi keputusan investasi.

"Padahal dia kan udah mengharapkan ini kan. Itu gimana gitu?" katanya.

Evvy memberi contoh insentif kendaraan listrik untuk jelaskan perubahan regulasi yang memengaruhi pasar dan investasi. Insentif itu mendorong penjualan motor listrik dan program konversi.

"Misalnya dulu ada insentif kendaraan motor ya, Rp 7 juta ya, itu meningkat sekali tuh orang jualan tuh. Orang pada investasi, motor listrik kan, konversi dikasih uang gitu, ada targetnya. Tiba-tiba, hilang itu insentifnya. Turun tuh, penjualan itu. Itu yang berubah apa? Regulasi," jelasnya.

Menurut Evvy, masalah kepastian regulasi juga terkait kebijakan TKDN. Aturan lokal penting agar investasi benar-benar dorong pembangunan industri dalam negeri.

"TKDN lokal konten tuh perlu. Nah, ada yang udah invest, bikin, apa, buat bikin pabrik, atau assembly di sini kan, untuk memenuhi TKDN. Tiba-tiba berubah lagi aturannya. Mereka bilang, akhirnya orang, lebih mudah ‘ngapain bikin’," ujarnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore