
SPPG Kalitengah di Sidoarjo (Dok.Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sebanyak 567 santri diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden di Ponpes Manbaul Hikam, Sidoarjo itu melibatkan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Sidoarjo, Jawa Timur.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan, dari total penerima manfaat yang tedampak, sebanyak 80 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, 312 orang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.
“Berdasarkan data yang kami terima dari temen-temen yang telah melakukan investigasi di lapangan, total warga yang terpapar atau terdampak adalah sebanyak 512 orang,” kata Ketut di Jakarta, Rabu siang (2/9).
“Dari jumlah tersebut, sekitar 80 orang masih menjalani perawatan, sementara 312 orang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Namun demikian, kita masih melakukan observasi sebanyak 120 orang,” sambungnya.
Menindaklanjuti insiden tersebut, BGN telah melakukan sejumlah langkah, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak pondok pesantren yang terdampak.
“Langkah-langkah yang telah diambil oleh Badan Gizi Nasional adalah Pimpinan BGN telah melakukan komunikasi secara intensif dengan kepala daerah kemudian pimpinan Pondok Pesantren MA dan MTs Manbaul Hikam,” ujarnya.
BGN juga melakukan investigasi bersama Dinas Kesehatan untuk mengetahui penyebab pasti insiden keracunan tersebut.
“Kemudian melakukan tindakan internal berupa, investigasi bersama Dinas Kesehatan terkait untuk mendalami penyebab pasti keracunan ini. Hasil investigasi akan kami umumkan segera setelah selesai,” jelasnya.
Selain investigasi, BGN menjatuhkan sanksi terhadap SPPG Kalitengah. Sanksi yang diberikan berupa penghentian sementara atau suspend kategori berat selama 30 hari. Tak hanya memberikan sanksi kepada SPPG, BGN juga mengusulkan pencopotan kepala SPPG tersebut sebagai bagian dari tindak lanjut atas insiden yang terjadi.
“Kemudian kami mengusulkan kepada Kepala SPPG tersebut untuk dilakukan pencopotan sekaligus pergantian,” tegasnya. Saat ini, BGN menyatakan penanganan warga yang masih menjalani perawatan menjadi prioritas utama. Pemerintah memastikan proses penyelamatan dan pemulihan kesehatan para korban menjadi fokus setelah insiden tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
