Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 00.54 WIB

Demo PSHT di Surabaya Terjadi di Dua Titik: Mapolrestabes dan Markas Debt Collector

Ribuan massa aksi PSHT Jatim konvoi dari depan Mapolrestabes Surabaya menuju Markas Debt Collector. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ribuan massa aksi PSHT Jatim konvoi dari depan Mapolrestabes Surabaya menuju Markas Debt Collector. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan anggota Komunitas Arush Bawah PSHT Jawa Timur di Surabaya, terjadi di dua tempat, yakni Mapolrestabes Surabaya dan Markas Dept Collector.

Pada lokasi pertama, massa aksi mulai memadati depan Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan Nomor 1 sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka kompak memakai seragam (sakral) berwarna hitam.

Massa aksi juga melakukan orasi bergantian sambil membentangkan bendera PSHT dengan berbagai ukuran. Penyampaian aspirasi dipimpin oleh koordinator aksi damai Komunitas Arush Bawah PSHT Jawa Timur, Bondan.

"Jangan sampai ada lagi aksi debt collector (DC) yang melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara transparan," ucapnya dalam orasi.

Tak lama kemudian, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menemui massa aksi. Di hadapan ribuan peserta, ia berjanji akan mengusut tuntas kasus pembacokan di Jalan Basuki Rahmat.

"Kita mengutuk aksi-aksi premanisme, aksi-aksi kekerasan yang membuat masyarakat resah. Kita yakinkan bahwa proses penyidikan terhadap para pelaku kita lakukan secara transparan," tuturnya.

Sebagai informasi, aksi tersebut buntut dari insiden bentrokan antara DC (debt collector) dan valet atau petugas parkir, yang terjadi di halaman parkir kafe kawasan Jalan Basuki Rahmat, Genteng, Surabaya pada Sabtu (25/7).

Akibat bentrokan, 2 petugas parkir valet dilaporkan mengalami luka bacok, yakni Feri, 25 tahun, dengan luka bacok di punggung dan pantat, serta Didik, 28 tahun, dengan luka bacok di area tangan.

"Saat ini, pelaku sudah tertangkap satu orang dengan inisial S. Satu orang lagi masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). Saya minta bantuan rekan-rekan sekalian agar pelaku lainnya segera tertangkap," ucap Luthfie.

Setelah ditemui Kapolrestabes Surabaya, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Mereka lalu melakukan arak-arakan (konvoi) menuju lokasi aksi kedua, yakni Markas Dept Collector di kawasan Jalan Teuku Umar.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore