
Kepala SPPG Tembok Dukuh, Surabaya, Chafi Alida Najla mengakui bahwa dapur MBG yang dikepalainya belum mengantongi SLHS, Rabu (13/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya mengkungkap fakta bahwa masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memiliki SLHS, namun tetap beroperasi.
Kepala Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Surabaya, Kusmayanti menyebut ada 84 SPPG yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), termasuk SPPG Tembok Dukuh, yang kini menjadi perhatian masyarakat.
"Jadi data per Rabu, 13 Mei 2026, jumlah SPPG di Surabaya itu ada sebanyak 133, di mana 49 SPPG telah memiliki SLHS dan 84 SPPG belum memiliki SLHS," tutur Kusmayanti kepada awak media di Surabaya, Kamis (14/5).
Dari jumlah keseluruhan SPPG yang ada di Kota Pahlawan, Kusmiyanti menyebut sebanyak 108 SPPG sudah beroperasi, 19 SPPG belum beroperasi, dan 8 SPPG berhenti atau tutup operasional.
Kusmayanti menyebut SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi tetap diperbolehkan beroperasi, namun hanya sementara dengan batas waktu maksimal 30 hari untuk segera mengurus perizinan.
"Itu memang diperkenankan. Pada prinsipnya, nawaitunya harus tetap mendaftar dulu. Kalau misalnya ada lebih dari 30 hari belum mendaftar itu kan kami sudah lakukan suspen dan itu sudah terjadi di bulan Maret," terangnya.
Setidaknya ada 210 siswa berbagai sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di Kecamatan Bubutan, Surabaya mengalami keracunan setelah menyantap makanan program MBG pada Senin pagi (11/5).

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
