
Terselamatkan dari Tragedi Ponpes Al Khoziny, Nur Ahmad Akan Dapat Tangan Palsu. (Humas Basarnas Surabaya)
JawaPos.com - Masih ingat dengan Nur Ahmad? Santri asal Surabaya yang selamat dari tragedi ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo pada Senin (29/9), meski tangan kirinya harus diamputansi.
Kabar baiknya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memberikan bantuan tangan palsu kepada Nur Ahmad. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
"Jadi nanti Insyaallah semua korban yang ada yang dari Kota Surabaya maka kita akan lihat kondisinya apa yang bisa kita bantu. Kalau nanti ada yang tangan palsu, kaki palsu, akan bantu semuanya,” tutur Eri, Kamis (16/10).
Ia menyebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mendata seluruh korban Ponpes Al Khoziny asal Surabaya. Ini dilakukan agar intervensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan para korban.
“BPBD sudah merekap berapa korban jiwa, berapa korban yang selamat tapi dalam kondisi dan perlu bantuan, maka kita datang. Ini kita lakukan karena memang mereka adalah warga Kota Surabaya,” imbuhnya.
Selain itu, Wali Kota Eri memastikan bahwa Pemkot Surabaya juga akan memberikan pendampingan mental dan kejiwaan kepada para korban, menginga trauma yang dialami korban dan keluarga berat.
“Kami akan memprioritaskan pendampingan psikologis bagi korban dan keluarga. Langkah ini sangat penting supaya mereka bisa kembali melanjutkan kehidupan dan beraktivitas seperti biasannya," terang Wali Kota Eri.
Sebagai informasi, 167 santri menjadi korban tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny, dengan rincian 104 korban selamat dan 63 korban meninggal dunia. Dari jumlah itu, korban selamat asal Surabaya mencapai 30 orang.
Kronologi Singkat
Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Insiden tragis ini terjadi saat para santri sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunan. Polisi menyebut dugaan awal karena kegagalan konstruksi.
Setelah 9 hari melakukan pencarian, operasi SAR ditutup pada Selasa (7/10) pukul 10.00 WIB. Data terakhir, korban dalam tragedi ini mencapai 171 orang, dengan rincian 104 korban selamat dan 67 kantong jenazah korban, termasuk 8 body part.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022