
Rekonstruksi kasus mutilasi Pacet yang dilakukan Alvi Maulana terhadap kekasihnya, TAS, berlangsung di Surabaya pada 17 September 2025. (Novia/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polres Mojokerto telah menggelar rekonstruksi kasus mutilasi Pacet, yang dilakukan oleh Alvi Maulana, 24 tahun, terhadap kekasihnya, TAS, 25 tahun pada 31 Agustus 2025.
Rekonstruksi digelar di TKP, yakni indekos tersangka dan korban yang berada di Jalan Lidah Wetan Gang I, Lakarsantri, Surabaya, Rabu (17/9). Dari pantauan JawaPos.com, tersangka datang sekitar pukul 11.05 WIB.
Berikut 5 fakta yang dirangkum oleh JawaPos.com dari proses rekontruksi kasus mutilasi Pacet:
1. Kedatangan Alvi Maulana Disambut Cemooh Warga
Dengan tangan terborgol dan mengenakan seragam tahanan berwarna jingga, tersangka kasus mutilasi Pacet, Alvi Maulana hanya tertunduk lesu ketika tiba di lokasi rekonstruksi, yang tak lain adalah rumah kosnya.
Sementara puluhan warga sekitar yang sudah memadati TKP sejak pagi, menyambut kedatangan Alvi dengan cemooh. Kata-kata kasar pun keluar dari mulut warga yang tersulut emosi, mengingat perbuatan keji tersangka.
“(Semoga) dihukum berat. Biar kapok. (kenapa kok teriak-teriak) Jengkel saya, kok sadis, sampai segitunya,” kata salah satu warga, Sri Tiwi kepada JawaPos.com, setelah menonton proses rekonstruksi, Rabu (17/9).
2. Alvi Maulana Peragakan 37 Reka Adegan
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama menyebut total ada 37 reka adegan yang dilakukan, termasuk saat di TKP rumah kos dan TKP Pacet sebagai tempat pembuangan potongan tubuh.
"Total reka adegan kita laksanakan ada 37 adegan, dimulai dari kedatangan tersangka pulang kembali ke kosannya, sampai dengan proses dia melakukan perbuatan pembunuhan," imbuhnya.
AKP Fauzy menyebut tersangka menghabisi nyawa korban, dengan menusuk leher bagian kanan dengan pisau sebanyak satu kali. Peristiwa ini terjadi di lantai dua kamar kos mereka setelah insiden pintu dikunci.
Setelah memastikan bahwa korban meninggal dunia, tersangka lalu membawa tubuh korban dari lantai dua ke kamar mandi di lantai 1. Di sana, dengan sadis Alvi memutilasi tubuh korban menjadi ratusan bagian.
Dalam proses rekonstruksi, Alvi juga memperagakan saat dirinya membuang potongan tubuh korban menggunakan tas merah, lalu dibuang ke hujan sekitar Jalan Raya Pacet - Cangar.
3. Alvi Maulana Mutilasi Kekasihnya Selama 2 Jam Non Stop
Sadis. Kata ini sepertinya cocok bagi Alvi Maulana. Bagaimana tidak, setelah menghabisi nyawa korban, tanpa belas ampun, ia memutilasi tubuh TAS menjadi ratusan bagian dalam waktu dua jam.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
