Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 06.31 WIB

Tiga Bocah Meninggal dalam Tragedi Ombak Pantai Pancer Door, Korban Terakhir Berusia 12 Tahun Ditemukan

Tim SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah Aminah Nayyifatul Mardliyah, korban terakhir dalam tragedi ombak di Pantai Pancer Door, Pacitan, Sabtu malam (21/6). (Dok. Kantor SAR Surabaya) - Image

Tim SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah Aminah Nayyifatul Mardliyah, korban terakhir dalam tragedi ombak di Pantai Pancer Door, Pacitan, Sabtu malam (21/6). (Dok. Kantor SAR Surabaya)

JawaPos.com – Operasi pencarian tiga bocah yang terseret ombak saat berwisata di Pantai Pancer Door, Pacitan, resmi berakhir. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terakhir, Aminah Nayyifatul Mardliyah, 12, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu malam (21/6) pukul 20.15 WIB.

Jenazah Aminah ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal tenggelamnya para korban. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Pacitan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

"Korban atas nama Aminah Nayyifatul Mardliyah ditemukan oleh tim SAR gabungan bersama warga sekitar pukul 20.15 WIB. Dengan ini, seluruh korban tenggelam telah berhasil ditemukan," ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit Purnomo Hadi, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator.

Dua korban lainnya, Asna Amalia At Tazkiah, 11, dan Aisyah Ariifatul, 10, lebih dulu ditemukan pada Sabtu siang dalam kondisi tidak bernyawa. Ketiganya sempat dilaporkan hilang pada Jumat pagi (20/6) setelah terseret arus saat bermain di sekitar muara pantai dalam rangka liburan keluarga.

Ibu dari Asna, Asmil Mukaromah (44), juga meninggal dunia dalam insiden tersebut. Ia sempat berusaha menyelamatkan anaknya sebelum akhirnya ikut terseret ombak.

Pencarian dilakukan secara intensif selama dua hari dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos SAR Trenggalek, BPBD Pacitan, TNI AL, Polres Pacitan, Satpolairud, Tagana, PMI, SAR MTA, Banser, dan relawan setempat. Tiga tim penyelamat dikerahkan untuk menyisir laut menggunakan perahu karet, sementara tim darat melakukan pemantauan sepanjang pesisir pantai.

"Kondisi medan pencarian cukup berat karena angin dan gelombang laut yang tinggi. Namun, tim tetap bekerja secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan," terang Nanang.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berwisata di wilayah pesisir. Kantor SAR Surabaya mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan tidak lengah ketika berada di area rawan ombak atau muara sungai.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore