Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 22.30 WIB

Proyek Jalan Tambang Boyo Surabaya Ganggu Aktivitas Pasar Pacar Keling, Pedagang Kompak Tolak Relokasi

Persiapan pembangunan jalan di Jalan Tambang Boyo Surabaya. (Istimewa) - Image

Persiapan pembangunan jalan di Jalan Tambang Boyo Surabaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Proyek pembangunan jalan di Jalan Tambang Boyo sisi barat, berdampak pada aktivitas Pasar Pacar Keling, Surabaya. Rencananya, pembongkaran akan dilakukan secara bertahap mulai Senin (23/6).

Menanggapi hal tersebut, Direktur PD Pasar Surya, Agus Priyo Akhirono mengatakan bahwa pihaknya tengah mengimbau para pedagang untuk segera mengosongkan lapak atau stan jualan masing-masing.

"Karena pembangunan tersebut pedagang Pasar Pacar Keling akan direlokasi di tiga pasar terdekat, yakni Pasar Tambah Rejo, Pasar Pucang, dan Pasar Gubeng Masjid," ujar Agus saat dikonfirmasi awak media, Kamis (19/6). 

Penyempitan lahan akibat pembongkaran untuk proyek pelebaran Jalan Tambang Boyo memberikan pilihan sulit bagi para pedagang. Area belakang Pasar Pacar Keling juga tidak memungkinkan karena lahan yang terbatas. 

"Di area Pasar Pacar Keling sudah tidak cukup ya, kalau dipaksakan kasihan pedagang. Mereka ingin tetap di belakang pasar, tetapi lahannya tidak cukup (untuk relokasi)," jelasnya.

Sementara itu, penolakan relokasi datang dari 68 pedagang Pasar Pacar Keling. Penolakan disampaikan pada Selasa (17/6) setelah mengikuti rapat dengan PD Pasar Surya pada Senin (16/6) lalu.

Relokasi Pasar Pacar Keling dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026 mendatang. Salah satu pedagang warung kopi di pasar tersebut, Achmad, 56, mengungkapkan alasan di balik penolakannya.

"Pertimbangannya kalau direlokasi ke pasar lain itu akan kena biaya ongkos lebih besar. Ditambah lagi, kita juga harus mencari pelanggan baru dan itu tidak gampang," tutur Achmad. 

Selain menolak relokasi, ia mengatakan bahwa para pedagang sempat mengusulkan pembangunan lantai 2 Pasar Pacar Keling ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, sehingga para pedagang tidak perlu pindah. 

"Usulan kami sudah tersampaikan, agar pasar ini ditingkat saja. Tapi sejauh ini usulan tersebut belum direspons (oleh Pemkot Surabaya)," ucapnya seraya berharap ada solusi yang memuaskan dari pemerintah. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore