
Pelantikan Eri Cahyadi dan Armuji sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2025-2030. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menginstrusikan kepala daerah dari partainya untuk tidak mengikuti pembekalan atau retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang.
Sontak, instruksi yang dikeluarkan Presiden ke-5 pada Kamis malam (20/2) menuai sorotan. Sebab, retreat sedianya digelar sehari setelah pelantikan kepala daerah di Istana Merdeka Jakarta, yakni pada 21-28 Februari 2025.
Pasca instruksi, beberapa kepala daerah dari PDIP telah menyatakan keputusannya untuk menunda keberangkatan retreat dan menunggu arahan Megawati. Namun, beberapa kepala daerah lainnya masih bungkam.
"Diinstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP, untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada 21-28 Februari 2025," bunyi instruksi tersebut.
Megawati meminta kepala daerah yang sudah jalan menuju lokasi pembekalan untuk berhenti. Putri sang proklamator itu meminta para kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunggu arahan lebih lanjut.
"Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum. Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call," tandas Megawati.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
