Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Mei 2023 | 21.12 WIB

Hanan Attaki jadi Warga NU, Berikut Rekam Jejaknya

Proses pembaiatan Pendiri gerakan Pemuda Hijrah, Hanan Attaki, di hadapan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. (ANTARA/Asep Firmansyah/Youtube-PonpesgasekTV) - Image

Proses pembaiatan Pendiri gerakan Pemuda Hijrah, Hanan Attaki, di hadapan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. (ANTARA/Asep Firmansyah/Youtube-PonpesgasekTV)

JawaPos.com - Ustad Hanan Attaki sudah resmi menjadi bagian dari ormas keagamaan terbesar di tanah air, Nahdlatul Ulama (NU). Hanan Attaki menjadi anggota NU setelah dibaiat oleh KH Marzuki Mustamar yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Proses pembaiatannya dilakukan di Malang pada Kamis (11/5).
 
 
Sebagai sebuah strategi dakwah, bergabungnya Hanan Attaki dengan NU dan komitmennya untuk menjalankan nilai-nilai yang diemban NU merupakan pilihan yang tepat. Itu karena dia kerap dicurigai oleh orang-orang NU, terutama di Jawa Timur, sehingga acara dakwahnya kerap ditolak di Jawa Timur.
 
Dalam beberapa tahu belakangan, lebih dari 5 kali acara dakwah Hanan Attaki ditolak di Jawa Timur. Misalnya acara di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik (30 Juli 2022) dibatalkan, ceramah di Perum Taman Dhika, Sidoarjo (30 Juli 2022) ditolak, dan yang lainnya.
 
 
Dengan Hanan Attaki bergabung menjadi anggota NU, maka penolakan masyarakat, terutama warga NU di Jawa Timur, dipastikan tidak akan terjadi lagi ke depannya. Dengan catatan, isi dari cemarah Hanan Attaki senapas dengan nilai-nilai yang selama ini dipegang oleh NU.
 
Berikut sejumlah fakta tentang Hanan Attaki:
 
 
1. Lulusan Al Azhar Mesir
 
Publik selama ini lebih banyak mengenal Hanan Attaki sebagai pendiri komunitas Shift Pemuda Hijrah.
 
Hanan Attaki sejatinya merupakan pendakwah yang memiliki latar belakang santri atau pernah belajar di pondok pesantren. Dia pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Ruhul Islam, Banda Aceh. Setelah itu, dia kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir, lewat jalur beasiswa berkat prestasinya.
 
Di salah satu univeraitas tertua di dunia itu, Hanan Attaki kuliah mengambil jurusan Tafsir al-Quran di Fakultas Ushuluddin.
 
 
2. Punya Jutaan Followers
 
Di tengah kontroversi yang sempat terjadi berupa penolakan akan dakwahnya di sejumlah daerah, Hanan Attaki nyatanya memiliki barisan penggemar cukup banyak. Hal itu terlihat dari akun Instagram pribadinya yang mencapai 9,5 juta.
 
Unggahan akun Instagram pribadinya lebih banyak tentang kegiatan yang dia lakukan atau aktivitas dakwahnya. Unggahan Instagramnya banyak memperlihatkan interaksi Hanan Attaki bersama anak-anak muda.
 
Hanan Attaki menjadikan akun media sosialnya sebagai sarana untuk menyampaikan dakwah, termasuk kanal YouTube pribadinya.
 
 
3. Dicurigai Orang HTI
 
Penolakan yang cukup keras di masyarakat atas dakwah Hanan Attaki terjadi setelah dia dicurigai sebagai orang HTI yang berusaha melakukan penetrasi pengaruh di kalangan orang-orang NU.
 
Namun sebenarnya Hanan Attaki bukanlah orang HTI.
 
Dalam sebuah klarifikasinya melalui video dalam sebuah kesempatan, Hanan Attaki secara tegas membantah dirinya orang HTI. Jangankan ada dalam struktur HTI, menjadi simpatisannya saja dia mengaku tidak pernah terbayang.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore