Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Desember 2024 | 04.55 WIB

Drainase Buruk Jadi Biang Kerok Banjir Parah di Gunung Anyar Surabaya, Apa Upaya Pemkot?

Sungai perbatasan Surabaya-Sidoarjo yang sempat membuat daerah Gunung Anyar terendam banjir selama dua hari. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Sungai perbatasan Surabaya-Sidoarjo yang sempat membuat daerah Gunung Anyar terendam banjir selama dua hari. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com–Belakangan ini, cuaca ekstrem kerap melanda Kota Surabaya. Bahkan dua hari terakhir, derasnya guyuran hujan membuat sejumlah wilayah di Kota Pahlawan terendam banjir parah.

Seperti di Kelurahan Gunung Anyar dan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gunung Anyar. Daerah tersebut mengalami banjir karena luapan sungai perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun telah melakukan langkah-langkah penanganan. Untung menyedot genangan air, lebih dari 10 kendaraan pemadam kebakaran dan 30 kendaraan tangki didatangkan.

”Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh warga yang sudah lama tinggal di Gunung Anyar, banjir kali ini termasuk terparah dalam 30 tahun terakhir,” ujar Camat Gunung Anyar Ario Bagus, Kamis (26/12).

Penyebabnya adalah saluran perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo yang dipenuhi enceng gondok. Kondisi ini membuat aliran air terhambat dan meluber ke ruas jalan dan permukiman warga.

Ario menekankan bahwa saluran perbatasan Surabaya-Sidoarjo ini bukan wewenang Pemkot Surabaya, melainkan kewenangan Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PUPR.

”Kami tidak bisa melakukan intervensi langsung, karena itu bukan wewenang kami. Namun, Pemkot Surabaya tidak akan menutup mata. Kami akan melakukan upaya intervensi,” tambah Ario.

Upaya intervensi atau inisiatif Pemkot Surabaya itu, yakni membangun dan memperbaiki sistem drainase di perumahan-perumahan lama Gunung Anyar. Sebab, drainase di sana mengalirkan air menuju sungai perbatasan.

”Kami akan membangun saluran baru untuk mengalirkan air ke arah utara. Sehingga air masuk ke saluran Kebon Agung yang sepenuhnya dikelola Pemkot Surabaya,” ucap Ario.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore