
Kader Surabaya Hebat dalam pemecahan rekor MURI Es Teh Raksasa. (Dimas Nur/JawaPos.com)
JawaPos.com–Pernah membayangkan es teh yang menggunakan air ratusan liter? Total ada 285 liter air yang digunakan untuk membuat es teh dalam upaya pemecahan rekor muri di Surabaya.
Pembuatan es teh raksasa itu melibatkan ratusan Kader Surabaya Hebat (KSH) di Kecamatan Sukomanunggal. Total ada 15 galon air yang digunakan untuk membuat es teh raksasa di Kantor Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.
Yantje Wongso CEO dan Founder PT Biru Semesta Abadi mengatakan, dalam upaya rekor muri es teh raksasa itu ada pesan yang ingin disampaikan kepada Kader Surabaya Hebat. Yakni terkait bagaimana menjaga higienitas air yang dikonsumsi.
”Hemat harus sehat, tapi sehat bisa hemat itu pesan yang ingin kami sampaikan. Masyarakat dihadapkan pada pilihan hemat atau sehat, padahal air minum berkualitas dan terjangkau seharusnya menjadi hak semua orang,” tutur Yantje Wongso.
Dia mengungkapkan, konsumsi air minum yang cukup diperlukan untuk menggantikan kehilangan cairan dan menjaga keseimbangan air normal tubuh. Selain itu, air minum sangat untuk memasak dan membersihkan makanan. Makanan mentah seperti buah-buahan dan sayur-sayuran dapat terkontaminasi pada bagian luarnya dengan pathogen dan bahan kimia seperti pestisida.
”Di dalam kegiatan ini, kami bersama influencer Moucup mengajak lebih banyak orang untuk menikmati air minum yang sehat dengan harga murah. Dan mengedukasi terkait standard an kriteria air minum aman dan sehat,” terang Yantje Wongso.
Salah seorang Kader Surabaya Hebat Tutik mengungkapkan, kepedulian terhadap air yang higinis penting untuk terus ditumbuhkan. Sebab, air menjadi kebutuhan yang vital. Terutama untuk kebutuhan makanan dan minuman.
”Nah, bagaimana air yang sehat hemat tapi tetap baik untuk tubuh juga,” ucap Tutik.
Camat Sukomanunggal Dwi Anggara Widya menilai, edukasi terkait air yang sehat tapi hemat kepada Kader Surabaya Hebat dibutuhkan. Kader Surabaya Hebat bertugas mematau situasi social ekonomi dan kesehatan warga secara rutin.
”Jadi, hari ini, kami mendapatkan edukasi bagaimana memilih air yang sehat tapi hemat. Nah, pesan ini harus tersampaikan kepada warga,” tambah Dwi Anggara Widya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
