Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Februari 2024 | 01.58 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Siap Temui Pj Gubernur Jatim Bahas Pencegahan Banjir Surabaya Barat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di lokasi pembangunan tanggul di wilayah Jalan Tengger Raya, Sambikerep. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di lokasi pembangunan tanggul di wilayah Jalan Tengger Raya, Sambikerep.

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, sudah berkoordinasi dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menemui Penjabat Gubernur (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono membahas pencegahan banjir akibat luapan Kali Lamong.

”Insya Allah kami ke Pak Pj Gubernur Jatim mencari solusi seperti apa kalau meluap, sehingga dampaknya tidak ke Gresik dan juga tidak ke Surabaya. Kali Lamong ini juga bukan milik pemerintah kota,” kata Eri seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Sabtu (24/2).

Namun, sebagai langkah awal pencegahan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pembangunan tanggul dan pengerukan sungai di wilayah barat. Tepatnya di Jalan Tengger Raya, Sambikerep. Jalan Tengger Raya memang sempat tergenang banjir beberapa waktu lalu. Progres pengerjaan tanggul saat ini sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai keseluruhan dalam kurun waktu dua minggu.

”Area tengah-tengah sawah ini kami tutup dengan tanggul tetapi saluran tetap kami keruk semuanya. Pak Camat Benowo juga sudah berkoordinasi dengan warga karena di belakang rumah ada warung, juga kami buatkan tanggul di belakangnya,” ujar Cak Eri sapaan akrab Eri Cahyadi.

Eri menyebut, banjir yang melanda Jalan Tengger Raya karena air kiriman dari wilayah Kabupaten Gresik. Selain itu, banjir juga disebabkan tidak tertampungnya air secara maksimal di kawasan perumahan di Jalan Tengger Raya.

”Kalau perumahan itu ada di dataran tinggi dan tidak punya kolam tampung di perumahan langsung membuang airnya ke sungai, maka seperti Tengger Raya dataran rendah terkena dampaknya,” ucap Eri.

Pemkot Surabaya juga berkoordinasi dengan salah satu pengembang untuk pembuatan kolam penampungan air. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi menjelaskan, setelah tanggul rampung dibangun, pengerjaan langsung dilanjutkan dengan meninggikan jalan. 

”Peninggian jalan dilakukan untuk mencegah potensi munculnya genangan di beberapa titik tertentu. Peninggian jalan mulai jembatan hingga ke utara, ditinggikan sekitar 20-30 sentimeter supaya tidak ada kantong di titik tertentu. Jadi air hujan bisa langsung mengalir dan meluncur ke saluran,” kata Syamsul Hariadi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore