
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di lokasi pembangunan tanggul di wilayah Jalan Tengger Raya, Sambikerep.
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, sudah berkoordinasi dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menemui Penjabat Gubernur (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono membahas pencegahan banjir akibat luapan Kali Lamong.
”Insya Allah kami ke Pak Pj Gubernur Jatim mencari solusi seperti apa kalau meluap, sehingga dampaknya tidak ke Gresik dan juga tidak ke Surabaya. Kali Lamong ini juga bukan milik pemerintah kota,” kata Eri seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Sabtu (24/2).
Namun, sebagai langkah awal pencegahan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pembangunan tanggul dan pengerukan sungai di wilayah barat. Tepatnya di Jalan Tengger Raya, Sambikerep. Jalan Tengger Raya memang sempat tergenang banjir beberapa waktu lalu. Progres pengerjaan tanggul saat ini sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai keseluruhan dalam kurun waktu dua minggu.
”Area tengah-tengah sawah ini kami tutup dengan tanggul tetapi saluran tetap kami keruk semuanya. Pak Camat Benowo juga sudah berkoordinasi dengan warga karena di belakang rumah ada warung, juga kami buatkan tanggul di belakangnya,” ujar Cak Eri sapaan akrab Eri Cahyadi.
Eri menyebut, banjir yang melanda Jalan Tengger Raya karena air kiriman dari wilayah Kabupaten Gresik. Selain itu, banjir juga disebabkan tidak tertampungnya air secara maksimal di kawasan perumahan di Jalan Tengger Raya.
”Kalau perumahan itu ada di dataran tinggi dan tidak punya kolam tampung di perumahan langsung membuang airnya ke sungai, maka seperti Tengger Raya dataran rendah terkena dampaknya,” ucap Eri.
Pemkot Surabaya juga berkoordinasi dengan salah satu pengembang untuk pembuatan kolam penampungan air. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi menjelaskan, setelah tanggul rampung dibangun, pengerjaan langsung dilanjutkan dengan meninggikan jalan.
”Peninggian jalan dilakukan untuk mencegah potensi munculnya genangan di beberapa titik tertentu. Peninggian jalan mulai jembatan hingga ke utara, ditinggikan sekitar 20-30 sentimeter supaya tidak ada kantong di titik tertentu. Jadi air hujan bisa langsung mengalir dan meluncur ke saluran,” kata Syamsul Hariadi.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
