Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 April 2026 | 23.56 WIB

Proliga: Hadapi Garuda Jaya, Surabaya Samator tanpa Top Scorer! Rama Fazza Jalani Pemulihan Cedera

Sejumlah Pemain Surabaya Samator berselebrasi usai mencetak poin ke Jakarta Lavani Livin' Transmedia dalam Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026). (Riana Setiawan/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah Pemain Surabaya Samator berselebrasi usai mencetak poin ke Jakarta Lavani Livin' Transmedia dalam Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Surabaya Samator dipastikan tampil tanpa Rama Fazza Fauzan saat menghadapi Jakarta Garuda Jaya dalam pekan kedua final four Proliga 2026 di GOR Sritex Arena, Solo, malam nanti (siaran langsung Moji/Vidio pukul 19.00 WIB). Kapten Samator itu masih menjalani pemulihan cedera patah tulang telapak tangan kiri.

Cedera itu diperoleh Rama dalam laga pertama final four menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (2/4) pekan lalu. Rama telah menjalani operasi dan diperkirakan absen selama sisa musim.

”Secara medis Rama harus istirahat satu bulan. Segala prosedur sudah kami ikuti,” kata Manajer Samator Hadi Sampurno.

Kurangi Ketergantungan

Tanpa Rama artinya Samator kehilangan tukang gedor utama. Opposite hitter (OH) 23 tahun itu merupakan top scorer babak reguler Proliga dengan torehan 135 poin. Namun, tim tersukses Proliga tersebut mencoba melihat sisi positif. Mereka ingin mengurangi ketergantungan pada Rama saat lawan Garuda Jaya.

”Kalau Rama ada, dalam tanda kutip jadinya Rama-sentris. Tetapi, begitu dia tidak ada di lapangan, bola akan dibagi. Ada yang ke Jordan (Susanto), ada yang ke pemain lain sehingga masing-masing punya peran dan kontribusi ke dalam tim lebih merata,” beber Hadi.

Berkaca saat Lawan LavAni

Saat menghadapi Jakarta LavAni pada Minggu (5/4), misalnya, peran pendulang poin utama diambil dua OH, Ageng Wardoyo dan Jordan. Selain itu, setter Lyvan Taboada Diaz sering melakukan variasi serangan dengan memberi bola kepada dua middle blocker, Tedi Oka Syahputra dan Hadi Suharto. 

Secara mengejutkan, Samator mampu mencuri satu set dari LavAni sebelum akhirnya kalah 1-3. Tetapi, itu bisa jadi sinyal bahwa tim tetap bisa bersaing tanpa Rama.

”Kami berpikir bahwa tim ini sebenarnya tidak hanya bergantung pada Rama. Semua (pemain) bisa kok berkontribusi. Ini hal yang kami ingin matangkan lebih (dalam final four) di Solo,” tutur Hadi.
 
Selalu Unggul di Babak Reguler

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore