
Rinov/Pitha di perempat final BAC 2025. (dok. PBSI)
JawaPos.com - Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari langsung mendapatkan tindakan buntut kegagalannya di Kejuaraan Dunia 2025. Duet ganda campuran Pelatnas PBSI itu juga bakal diberikan evaluasi lanjutan.
Rinov/Pitha kembali gagal menunjukkan hasil bagus saat berlaga di Kejuaraan Dunia 2025. Pasangan juara dunia junior 2017 itu hanya mampu melaju hingga babak kedua atau 32 besar.
Duet binaan PB Djarum Kudus dan PB Jaya Raya Jakarta itu sebenarnya memulai Kejuaraan Dunia 2025 dengan mengalahkan Lu Ming Che/Hung En-tzu (Taiwan) di babak pertama. Namun Rinov/Pitha langsung menyerah dari unggulan kelima asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet di fase berikutnya.
Rionny Mainaky selaku pelatih kepala ganda campuran utama Pelatnas PBSI, menyayangkan hasil yang diraih Rinov/Pitha. Dia mengatakan bahwa performa anak asuhnya kurang memuaskan.
"Ya untuk Rinov sama Tari, untuk (match) pertama memang bisa bermainnya cukup bagus. Cuma yang keduanya mungkin pressure. Khususnya Tari. Mungkin dengan bahwa ini Kejuaraan Dunia mungkin (tertekan)," kata Rionny ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (3/9).
"Kurang memuaskan lah. Dengan ada rasa takut dan saya lihat pressure terlalu gede untuk Tari sebagai pemain depan, jadi kalah. Untuk hasil saya lihat kurang bagus, tidak seperti di latihan," tambahnya.
Buntut hasil minor di Kejuaraan Dunia 2025, Rionny langsung menindak tegas Rinov/Pitha. Dia menarik keikutsertaan anak asuhnya di tiga turnamen terdekat hingga akhir September. Yakni Hong Kong Open (Super 500), China Masters (Super 750), dan Korea Open (Super 500).
"Ya hasilnya kurang bagus kan. Kan karena mereka udah lama dengan target kualitas mereka target final atau juara. Ternyata kalah ababak pertama kedua. Jadi iya karena (hasilnya) kurang baik ya, jadi kita tarik," kata Rionny.
Pada awal Agustus lalu, Rionny sempat mengatakan bahwa Kejuaraan Dunia 2025 akan jadi turnamen penentu nasib Rinov/Pitha. Ada sejumlah opsi yang saat itu disebut sang pelatih, mulai dari perombakan hingga melakukan degradasi.
Nah terkait ditanya keputusan untuk Rinov/Pitha, Rionny mengatakan diperlukan evaluasi lanjutan. Dia enggan membocorkan langkah apa yang akan diberikan kepada anak asuhnya ke depan.
"Nanti kedepannya kita evaluasi. Engga (ganti pasangan), sementara kita masih dievaluasi dulu. Sementara langkah pertama kita tarik dari semua kejuaraan," terang Rionny.
"Nanti dulu (potensi degradasi). Saya belum ngomong ke anak. Lebih ke evaluasi. Jadi sementara iya tiga turnamen ditarik. Selanjutnya belum ada, nanti," jelasnya menambahkan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
