Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung. (Antara)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat berbicara kemungkinan Gregoria Mariska Tunjung comeback alias kembali bertanding di Japan Open 2025. Dia ingin pelatih harus memastikan kesiapan dan kondisi sang pebulu tangkis terlebih dahulu sebelum benar-benar mengirim.
Gregoria Mariska sudah cukup lama absen dari pertandingan. Terakhir kali dia berlaga adalah pada ajang Badminton Asia Championship (BAC) atau Kejuaraan Asia 2025 pada April lalu.
Setelah itu, Gregoria sebenarnya diproyeksi tampil di Piala Sudirman 2025. Namun namanya digantikan oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo karena mengalami sakit vertigo.
Kondisi itu membuat Gregoria harus menjalani pemulihan yang cukup lama. Tapi dia menargetkan untuk bisa kembali pulih dan bertanding lagi bulan depan dalam Japan Open 2025 pada 15-20 Juli.
Namanya pun sudah terdaftar untuk ikut serta dalam turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut. Japan Open 2025 diharapkan jadi pemanasan untuk Gregoria sekaligus bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Dunia 2025 (25-31 Agustus).
Taufik Hidayat selaku Wakil Ketua Umum I PP PBSI, mengatakan bahwa pihaknya merencanakan Gregoria untuk kembali dan menjalani sejumlah turnamen sebelum Kejuaraan Dunia 2025. Tapi, PBSI ingin memastikan kesiapan dan kondisinya lebih dulu.
"Sebelum Kejuaraan Dunia kan dia harus main dulu ada beberapa game, dan kita juga belum liat ya. Maksudnya dalam arti, ini habis dia istirahat bisa langsung main gak?" kata Taufik Hidayat di Jakarta, Rabu (25/6).
Pihak bidang pembinaan dan prestasi (Binpres) PP PBSI juga ingin menanyakan ke pelatihnya terlebih dahulu apakah memang Gregoria sudah siap untuk tampil pada Japan Open 2025.
"Kita benar-benar juga tanya sama pelatihnya, jangan asal karena dia mau ikut pertandingan aja. Jadi harus liat kesiapannya juga kan," terang Taufik.
"Ada beberapa tes yang memang kayak mungkin bisa main yang game tiap hari, dia udah mencapai di situ gak. Gitu," tambahnya.
Waketum yang juga legenda bulu tangkis Indonesia itu menegaskan PBSI sekarang tak ingin asal mengirim atlet lagi. Dia enggan ada atlet yang diterjunkan ke turnamen tapi kesiapannya tak maksimal dan akhirnya kalah di awal-awal.
"Kalau cuma mau ikut-ikutan doang, mau ngapain? Kalah lagi, kalah lagi, mau ngapain? Yang pasti, sekarang ini kemarin kita udah tegesin juga, yang siap-siap beneran, bukan hanya ngejar ranking, tapi siap untuk jadi yang terbaik lah disitu," jelas Taufik Hidayat.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
