Kondisi Aman dan Siap Tempur, Pelatih Minta Ganda Putra Indonesia Jaga Faktor Non Teknis di All England 2025. (Dok. All England)
JawaPos.com - Ganda putra menjadi salah satu sektor andalan tim Indonesia di All England 2025. Antonius Budi Ariantho selaku pelatih ganda putra utama, memastikan persiapan anak asuhnya sudah maksimal dan dia berpesan kepada Fajar Alfian dan kolega untuk menjaga fokus dan faktor non teknis.
Tim Indonesia berkekuatan 11 wakil di All England 2025. Ganda putra menjadi sektor dengan jumlah pasangan/pemain terbanyak dengan empat pasang, yakni Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Tiga pasangan pertama merupakan wakil Pelatnas PBSI 2025. Mereka telah dipersiapkan matang-matang di bawah arahan Antonius Budi Ariantho sebagai pelatih kepala ganda putra utama di Cipayung.
Para pasangan ganda putra Pelatnas PBSI pun dipastikan sudah dalam keadaan siap. Kondisi Fajar/Rian, Bagas/Leo, dan Daniel/Fikri dalam keadaan prima dan persiapan matang.
"Kondisi anak-anak fit dan secara persiapan cukup bagus. Di dalam perjalanan persiapan itu, ada turun-turun sedikit itu normal tapi sekarang jelang berangkat mereka sudah siap bertanding," ucap Anton dalam keterangan resmi PBSI, Jumat (7/3).
Mantan pelatih PB Djarum Kudus itu pun berpesan kepada anak asuhnya untuk menjaga fokus dan kondisi tubuh. Sebab menurutnya pemain/pasangan yang bisa juara dan menang adalah mereka yang siap.
"Ini adalah turnamen bergengsi, semua yang ikut pasti punya keinginan kuat yang sama, ingin menjadi juara. Apalagi di ganda putra yang saya lihat nomor 1 sampai 32 kualitasnya merata," ungkap Anton.
"Oleh sebabnya selain latihan teknik dan fisik yang keras selama di Jakarta, anak-anak harus menjaga faktor non teknis setibanya di sana. Bagaimana menjaga fokus, mencukupi asupan makanan, istirahat yang bagus dan beradaptasi dengan cuaca. Ini akan sangat penting ketika mereka masuk lapangan," tambahnya.
Leo/Bagas sebagai salah satu anak asuh Antonius, mengamininya. Duet nomor 17 dunia itu meyakini faktor non teknis bisa mengambil peranan penting di pertandingan nanti.
"Secara persiapan kami sudah cukup maksimal dengan waktu yang lumayan panjang," kata Bagas.
"Memang benar kata koh Anton, faktor non teknis bisa mempengaruhi jadi nanti sampai di sana kami harus benar-benar bisa jaga fokus dan jaga kondisi. Semoga bisa memberikan yang terbaik," harapnya menambahkan.
All England 2025 akan bergulir pada 11-16 Maret di Utilita, Birmingham, Inggris. Tim Indonesia terbang menuju Inggris dengan rute penerbangan Jakarta ke Birmingham via Dubai pada Sabtu (8/3) dini hari WIB. Mereka berangkat bersama, kecuali Jonatan Christie yang sudah terbang lebih awal.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
