Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Oktober 2023 | 15.30 WIB

Bigetron Era Juara Piala Presiden Esport, Modal Besar untuk Seleksi Nasional

Bigetron Era menjuarai Piala Presiden Esport (PPE) 2023 kategori Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Women. - Image

Bigetron Era menjuarai Piala Presiden Esport (PPE) 2023 kategori Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Women.

JAKARTA – Bigetron Era seolah tak puas untuk selalu menciptakan rekor. Kemarin (21/10) mereka memenangi Piala Presiden Esport (PPE) 2023 kategori Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Women. Kemenangan itu diraih setelah menaklukkan RRQ Mika dengan skor 3-1.

Itu menjadi sejarah lantaran MLBB adalah kategori baru yang dipertandingkan di PPE edisi kali ini. Player Bigetron Era Vivi Indrawaty menyatakan, kemenangan bisa diraih lantaran adanya motivasi besar.

’’Semakin menang terus, jadi ada rasa kalau kami kalah, lawan (bakal) bersorak ria. Jadi, seperti ada keinginan untuk mempertahankan,’’ ujarnya saat diwawancarai seusai pertandingan di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Sabtu (21/10).

Sejauh ini sudah 24 gelar yang direbut Bigetron. ’’Terus mau masuk Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia). Jadi, visi-misi kami mau juara terus,’’ sebut perempuan yang akrab disapa Vivian itu.

Ketua Panitia Penyelenggara PPE 2023 Rangga Danu Prasetyo menyatakan, dengan panjangnya turnamen tersebut –mulai penyisihan hingga final– jam terbang atlet menjadi bertambah. Terutama di kategori baru MLBB Women.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, dalam lima kali penyelenggaraan, PPE sudah menunjukkan progres positif. Salah satunya bisa menjadi juara umum di SEA Games 2023 Kamboja dengan meraih 3 emas dan 2 perak.

Sayangnya, di Asian Games belum bisa berbicara banyak lantaran tak ada satu pun medali yang diraih. ’’Ke depan tentu kami mengharapkan ekosistem e-sport semakin baik dan melahirkan atlet-atlet nasional, bahkan internasional,” lanjut Sandiaga Uno.

Kepala Staf Kesekjenan PB ESI Bem Mugono menuturkan, hasil di PPE itu menjadi salah satu tolok ukur untuk pemanggilan atlet jika nanti dilakukan seleksi nasional. ’’Untuk kejuaraan antarnegara, kami akan memilih atlet dari pemenang PPE ini. Jadi, PPE ini menjadi indikator. Kalau di tenis, PPE ini seperti grand slam-nya,’’ ujarnya.

Pihaknya juga sudah mengevaluasi kegagalan di Asian Games. Menurut dia, secara umum persaingan antarnegara Asia sangat ketat. Perbandingan skill tim juara dan terbawah tidak terlalu jauh. ’’Bahkan, ada di satu game Tiongkok dan Korea yang sama-sama kuat itu sudah bertemu di awal. Jadi, ada keberuntungan juga,’’ tuturnya. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore