
Aji Santoso (tengah), pelatih Persebaya saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (6/11). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Genap sepekan Aji Santoso duduk sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Besok, saat Persebaya dijamu PS Tira Persikabo, pelatih asal Malang itu menjalani debut. Aji pun tak ingin awal perjalanannya memimpin Green Force –julukan Persebaya– ternoda.
”Tentu saya ingin meraih hasil positif di pertandingan debut saya melatih Persebaya,” kata Aji. Hasil positif itu bisa menang, juga bisa menahan imbang PS Tira Persikabo. Yang penting, menurut Aji, Persebaya harus membawa pulang poin dari Bogor. ”Hasil positif tersebut bukan untuk saya saja, melainkan untuk tim. Sebab, kami yang ada di Persebaya bersepakat untuk memutus tren negatif sebelumnya. Kami ingin Persebaya berada di posisi yang jauh lebih baik dari saat ini,” tegas mantan pelatih Persela Lamongan itu.
Photo
Persebaya Surabaya
Sebelum kedatangan Aji, Persebaya memang berada dalam tren negatif. Tim asal Kota Pahlawan itu melewati enam laga tanpa kemenangan. Dua kali ditahan imbang di Gelora Bung Tomo, Surabaya, dan empat kali tumbang. Bahkan, dalam tiga laga terakhir, Persebaya selalu kalah. Tren negatif itu menempatkan Persebaya di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 musim 2019. Perolehan poin Ruben Sanadi dkk pun tak jauh dari tim-tim penghuni zona merah.
Situasi tersebut akhirnya memaksa Wolfgang Pikal mundur dari posisi pelatih Persebaya. Kursi yang ditinggalkan pelatih asal Austria tersebut kemudian diisi Aji. Nah, dalam debutnya besok, mantan bek kiri Persebaya itu pun sudah menegaskan kepada anak asuhnya untuk melupakan lembaran yang lalu. Persebaya harus bermain fight kontra PS Tira Persikabo.
”Saya sudah bicara dengan semua pemain. Juga, dengan semua staf pelatih. Kami harus jadi satu. Sebab, itu yang sebelumnya jadi sorotan. Kami harus solid sebagai tim dan sekarang suasana itu sudah terbangun,” ujar Aji. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak membawa pulang poin dari Bogor. Apalagi, kondisi PS Tira Persikabo juga sedang menurun. Mereka sudah melewati sebelas pertandingan tanpa kemenangan.
”Sebenarnya itu bukan kami anggap keuntungan. Sebaliknya, kami harus tetap waspada. Yang perlu kami lakukan justru fokus tim kami sendiri. Kami harus fight untuk meraih hasil positif,” ujar Aji.
Demi mengejar hasil positif itu pula, Aji membawa David Da Silva dan Otavio Dutra ke Bogor. Kendati, kondisi keduanya belum bugar 100 persen. Aji hanya meninggalkan pemain yang kondisinya tidak memungkinkan dimainkan. Ada tiga pemain yang terpaksa ditinggal. Yakni, Irfan Jaya, Miswar Saputra, dan M. Syaifuddin.
David Da Silva diputuskan untuk dibawa lantaran dia satu-satunya striker yang dimiliki Persebaya. ”Untuk Dutra karena di belakang kami hanya memiliki Hansamu Yama dan Andri (Muladi) yang benar-benar fit,” jelas Aji sesaat sebelum bertolak ke Bogor kemarin siang.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
