
Jordi Amat gacor jadi gelandang bersama Persija Jakarta dan Timnas Indonesia era John Herdman. (Persija)
JawaPos.com–Jordi Amat menjalani transformasi mengejutkan menjelang agenda FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Pemain yang selama ini dikenal sebagai bek tengah kini justru menjelma menjadi gelandang baru di era pelatih John Herdman.
Perubahan posisi tersebut bukan sekadar eksperimen singkat. Evolusi peran itu menjadi babak baru dalam perjalanan karier pemain naturalisasi yang kini berusia 33 tahun tersebut.
Jordi Amat sebenarnya mengawali karier profesional sebagai bek tengah klasik. Dia merupakan produk akademi RCD Espanyol yang kemudian berkembang hingga menembus kompetisi elite Eropa.
Baca Juga:Bagaikan Langit dan Bumi! 5 Pemain Timnas Indonesia Paling Kaya dan Miskin Menit Bermain di Klub
Karirnya sempat mencicipi ketatnya persaingan di dua liga terbaik dunia. Jordi pernah tampil di La Liga serta Premier League saat memperkuat Swansea City.
Setelah bertahun-tahun berkarir di Eropa, dia mengambil keputusan besar pada 2022. Jordi memilih meninggalkan benua biru untuk bergabung dengan klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim.
Langkah itu menjadi titik awal perjalanan kariernya di Asia Tenggara. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi membuatnya semakin matang sebagai pemain bertahan.
Namun cerita Jordi Amat belum berhenti di Malaysia. Pada musim panas 2025, dia membuat keputusan baru dengan merapat ke klub ibu kota Indonesia, Persija Jakarta.
Kedatangannya sempat diharapkan memperkuat lini belakang Macan Kemayoran. Reputasi sebagai bek berpengalaman membuat banyak pihak menilai ia akan menjadi pemimpin di sektor pertahanan.
Sayangnya, dalam beberapa musim terakhir Jordi juga kerap disorot karena sejumlah blunder di lini belakang. Kesalahan kecil sering berujung situasi berbahaya bagi tim yang dibelanya.
Baca Juga:Pro Kontra Denda Rp 250 Juta Persebaya Surabaya Komdis PSSI! Petasan dan Kembang Api Menyala di GBT
Situasi itu membuat staf pelatih Persija Jakarta memutar otak. Pelatih kepala Mauricio Souza akhirnya mencoba solusi yang cukup berani.
Souza memutuskan mengubah posisi Jordi Amat dari bek tengah menjadi gelandang. Eksperimen itu semula terdengar tidak lazim mengingat Jordi sepanjang kariernya identik sebagai pemain bertahan.
Namun keputusan tersebut ternyata memberikan dampak besar. Jordi justru tampil lebih nyaman ketika bermain sedikit lebih ke depan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
