Francisco Rivera siap libas PSM Makassar di kandang Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com–Skuad Persebaya Surabaya siap melibas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo dalam laga yang diprediksi berlangsung panas dan penuh gengsi. Tekad itu digaungkan jelang duel pekan ke-23 Super League 2025/2026 yang digelar Rabu (25/2) malam.
Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo bukan sekadar soal tiga poin. Laga ini menjadi panggung pembuktian sekaligus kesempatan bangkit setelah periode sulit yang menguji mental Green Force.
Dua kekalahan beruntun dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persijap Jepara meninggalkan luka mendalam bagi tim Kota Pahlawan. Performa yang belum stabil membuat tekanan terhadap tim semakin terasa menjelang laga krusial ini.
Namun, kondisi tersebut tidak ingin dijadikan dalih. Rivera menegaskan seluruh pemain harus bersikap profesional dan menunjukkan respons nyata di atas lapangan.
”Kami harus profesional dan secara mental harus meningkat. Melawan Makassar, kami harus konsisten dan fokus,” ucap Francisco Rivera.
Pernyataan itu mencerminkan suasana ruang ganti Persebaya Surabaya yang kini dipenuhi tekad untuk bangkit. Para pemain menyadari ekspektasi besar Bonek dan Bonita yang selalu setia mendukung dalam situasi apa pun.
Kapten tim Bruno Moreira, juga menggaungkan harapan kebangkitan menjelang laga penting ini. Dia ingin tim menghadirkan hasil menggembirakan bagi suporter setelah rangkaian hasil yang mengecewakan.
Persebaya Surabaya paham pertandingan melawan PSM selalu memiliki tensi tinggi. Rivalitas panjang dan atmosfer GBT membuat duel ini lebih dari sekadar pertandingan biasa.
Di sisi lain, PSM datang ke Surabaya dengan situasi yang tak jauh berbeda. Tim berjuluk Juku Eja itu juga menelan dua hasil negatif dalam dua laga terakhir. Artinya, kedua tim sama-sama berada dalam tekanan. Kondisi tersebut dipastikan membuat pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama.
Rivera menilai faktor jadwal padat dan perjalanan jauh tidak bisa dijadikan pembenaran atas performa yang belum maksimal. Manajemen telah memberikan fasilitas terbaik untuk pemulihan pemain sehingga seluruh skuad seharusnya siap tempur.
Dia menekankan peningkatan mental menjadi kunci utama. Konsistensi dan fokus penuh selama 90 menit dianggap sebagai fondasi untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
”Kami harus fokus 100 persen untuk meraih tiga poin,” tutur Francisco Rivera.
Optimisme itu juga menjadi suntikan semangat bagi pemain yang jarang mendapat kesempatan tampil. Rivera menilai setiap pemain harus siap kapan pun dipercaya turun ke lapangan.
Menurut dia, mengenakan seragam Persebaya Surabaya adalah tanggung jawab besar yang tak bisa dianggap enteng. Setiap kesempatan bermain harus dijawab dengan performa maksimal.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
