Persebaya Surabaya tak berdaya di babak pertama hadapi Persijap Jepara. (Persebaya)
JawaPos.com-Diterpa badai cedera, Persebaya Surabaya seperti sedang “zakat poin” di tengah ketatnya persaingan Super League 2025/2026. Bonek pun diuji kesabarannya di bulan Ramadhan setelah tim kesayangan kembali terpeleset di laga tandang.
Persebaya Surabaya harus mengakui ketangguhan Persijap Jepara pada pekan ke-22 Super League 2025/2026, Sabtu (21/2/2026). Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Green Force tumbang dengan skor 1-3 dari tuan rumah.
Tiga gol Persijap Jepara lahir lewat kaki Iker Guarrotxena Vallejo pada menit ke-31 dan 90+10’, serta Alexis Nahuel Gómez pada menit ke-70.
Persebaya Surabaya hanya mampu membalas satu gol melalui eksekusi penalti Bruno Moreira pada menit 90+3’.
Kekalahan ini terasa menyesakkan karena Persebaya Surabaya sebenarnya berupaya bangkit setelah hasil kurang maksimal di pekan sebelumnya.
Namun, situasi di lapangan memperlihatkan tim asuhan Bernardo Tavares belum mampu keluar dari tekanan.
Badai cedera menjadi awal dari rangkaian persoalan yang membelit skuad hijau kebanggaan Kota Pahlawan itu.
Malam ini, Persebaya Surabaya tampil tanpa Risto Mitrevski serta dua striker andalan mereka, Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba.
Absennya tiga pemain kunci tersebut membuat komposisi tim pincang sejak menit awal. Daya gedor berkurang, sementara lini belakang kehilangan figur penting yang biasa menjadi penyeimbang permainan.
Sebelumnya, pelatih Bernardo Tavares sudah memberi sinyal kondisi tim memang tidak ideal jelang laga tandang ini. Ia mengakui situasi pekan ini penuh tantangan, terutama karena beberapa pemain tidak dalam kondisi bugar.
“Sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera dan demam. Saya harap para pemain bisa beristirahat cukup karena kami memulai perjalanan di malam hari. Jadi, kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus dan intensitas yang baik,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers.
Ucapan tersebut seakan menjadi gambaran nyata situasi yang dihadapi Persebaya Surabaya. Perjalanan malam hari, kondisi fisik pemain, hingga tekanan bermain di kandang lawan menjadi kombinasi yang sulit diatasi.
Persijap Jepara tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Gol pertama pada menit ke-31 membuat tuan rumah semakin nyaman mengembangkan permainan dan memaksa Persebaya Surabaya lebih banyak bertahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah
Prediksi Skor Tenerife vs Girona: Tamu Incar Tiga Poin, Tuan Rumah Tertekan
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan di AFC Champions League Elite: Duel Berujung Imbang
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022