
Aksi pendukung Persebaya Surabaya galang dana untuk korban banjir Sumatera. (Dok. Instagram/@gatejhoner21)
JawaPos.com - Bonek kembali menunjukkan sisi humanisnya lewat aksi solidaritas untuk korban banjir dan longsor di Sumatera. Pendukung Persbaya Surabaya ini membuktikan bahwa semangat Football for Humanity bukan sekadar slogan.
Gerakan donasi ini digagas sebagai bentuk empati sekaligus kepedulian anak-anak tribun Persebaya terhadap sesama di tengah bencana besar yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Inisiatif bertajuk Bonek Peduli Banjir Sumatera itu mengajak seluruh pendukung Persebaya menyalurkan bantuan melalui rekening BRI atas nama Moch Arif Zanani. Setelah transfer, donatur bisa melakukan konfirmasi ke nomor yang disediakan agar pendataan berjalan tertib dan transparan.
Aksi galang dana berlangsung hingga Minggu, 7 Desember 2025, dan terbuka bagi siapa pun yang ingin ikut bergotong-royong membantu.
Ajakan solidaritas tersebut viral setelah dibagikan melalui akun tribun @gatejhoner21 yang menambahkan pesan agar masyarakat terus menguatkan saudara-saudara di Sumatera.
Seruan “Solidaritas Sesama Anak Negeri” menjadi napas dari gerakan ini karena Bonek ingin memastikan bantuan bisa menjangkau warga terdampak yang jumlahnya mencapai jutaan jiwa.
Mereka menyadari bencana yang terjadi bukan persoalan satu daerah saja, melainkan rasa kemanusiaan yang memanggil seluruh anak bangsa untuk terlibat.
Di sisi lain, situasi di lapangan memang sangat berat akibat banjir besar dan longsor yang melanda tiga provinsi sekaligus. Data BNPB mencatat korban tewas telah mencapai 753 orang hingga Rabu pagi.
Aceh menjadi salah satu wilayah dengan korban tinggi yaitu 218 orang meninggal dan 227 orang masih hilang. Kondisi di Sumatera Utara juga memprihatinkan dengan 301 korban meninggal serta 163 warga hilang. Sementara Sumatera Barat mencatat 234 korban meninggal dan 260 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Gelombang pencarian terus dilakukan mengingat banyak wilayah yang sebelumnya terisolasi kini mulai dapat dijangkau petugas. Jumlah korban luka mencapai 2.600 orang dan total warga terdampak banjir besar menembus 3,3 juta jiwa di tiga provinsi tersebut.
Skala bencana ini membuat bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar penanganan cepat bisa berjalan optimal.
Upaya evakuasi juga digenjot Basarnas yang mencatat telah mengevakuasi 35.857 warga hingga Selasa malam. Di Aceh, 1.600 warga dievakuasi dari 18 wilayah terdampak.
Sumatera Utara menjadi salah satu titik evakuasi besar dengan 4.599 warga berhasil diselamatkan. Sedangkan Sumatera Barat mencatat 29.658 warga yang telah dievakuasi dari 11 kabupaten dan kota.
Melihat tingginya angka korban dan besarnya wilayah terdampak, BNPB membuka hotline khusus bagi warga yang kesulitan menghubungi keluarga. Nomor 081161645500 disediakan untuk menerima data anggota keluarga yang belum bisa dihubungi.
Warga cukup memberikan informasi berupa nama, usia, jenis kelamin, alamat, serta titik lokasi terakhir. Data tersebut akan diteruskan ke personel BNPB di tiap kabupaten atau kota terdampak untuk dilakukan pengecekan lapangan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
