
Bintang muda Timnas U-17 Indonesia, Muhammad Zahaby Gholy. (Dok. PSSI)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto mengungkapkan sebuah harapan kepada seluruh pemain jelang Piala Dunia U-17 2025. Dia mengaku lebih jika anak asuhnya bisa banyak yang berproses dan masuk Timnas Indonesia senior suatu saat nanti, alih-alih mencapai kesuksesan dalam kejuaraan kelompok usia U-17.
Timnas Indonesia U-17 akan memulai perjuangannya di Piala Dunia U-17 2025. Garuda Muda dijadwalkan melakoni laga pembuka Grup H dengan menghadapi Zambia U-17 di Aspire Zone, Doha Sports City, Qatar pada Selasa (4/11) malam mulai pukul 22.30 WIB.
Bagi Timnas Indonesia U-17, Piala Dunia U-17 2025 adalah target terakhir. Ajang tersebut jadi panggung penutup mereka di level usianya sendiri sebelum naik ke kelompok umur dan level berikutnya.
Hal itu juga diungkapkan oleh Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. Dia bersyukur skuadnya dapat melalui serangkaian perjalanan panjang dari Piala AFF U-16 2024 hingga akhirnya lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
"Jadi di awal dibentuknya Timnas ini kan sekali lagi tujuannya adalah bagaimana kita bisa tampil di Piala Dunia U-17 ya. Saya sangat bersyukur di perjalanan kami dari awal di 2024 dari persiapan AFF, kualifikasi Piala Asia dan (putaran final) Piala Asia. Saya lihat pemain sangat bekerja sangat luar biasa," kata Nova Arianto dalam jumpa pers virtual melalui Zoom, Minggu (2/11).
"Dan saya selalu bicara ini menjadi tujuan akhir ya, tujuan akhir mereka di usia U-17, sebelum mereka nantinya pastikan akan naik ke U-20 ataupun U-23. Mungkin ini menjadi event yang menurut saya di usia mereka di sepak bola adalah level tertinggi di usia mereka karena Piala Dunia sekali lagi menjadi cita-cita kita sebagai pemain bola dan saya bersyukur pemain bisa sampai di sini," tambahnya.
Perjalanan Timnas Indonesia U-17 menuju Piala Dunia U-17 2025 penuh lika-liku. Garuda Muda besutan Nova mengawalinya dengan sukses menjadi juara Piala AFF U-16 2024.
Setelah itu, Timnas Indonesia U-17 menjadi runner-up grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Garuda Muda lolos sebagai satu dari lima peringkat kedua terbaik dalam fase kualifikasi, meski tak terkalahkan. Timnas U-17 saat itu hanya kalah selisih gol dari Australia saat sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Kemudian di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 mampu menjadi juara grup B untuk lolos ke babak delapan besar, sekaligus mengunci tiket putaran final Piala Dunia U-17 2025. Tapi di perempat final Garuda Muda langsung dibuat babak belur oleh Korea Utara U-17 dengan skor 0-6.
Nah kini di Piala Dunia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 tergabung di grup H. Garuda Muda bakal bersua dengan Zambia, Honduras, dan juga Brasil. Nova pun berharap anak asuhnya dapat menikmati setiap laga yang dijalani.
"Saya minta pemain tetap enjoy, pemain tetap menikmati apa yang akan mereka lakukan nanti di Piala Dunia. Karena itu menjadi pengalaman yang baik buat mereka agar mereka ke depannya bisa menjalani prosesnya," katanya.
Eks tangan kanan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia itu kemudian menyampaikan bahwa dia lebih berharap para pemainnya bisa berproses ke level senior. Nova ingin Zahaby Gholy dapat terus mengembangkan kemampuannya dan jadi tulang punggung Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
"Saya bilang ke mereka, saya lebih senang pemain-pemain ini bisa bermain di timnas senior daripada kita hanya sukses di sebuah event," katanya.
"Karena sekali lagi mereka adalah pemain masa depan kita ke depan dan harapannya mereka bisa banyak belajar dari event ini dan ke depannya mereka bisa menjadi pemain tim nasional di masa yang akan datang," jelas Nova menambahkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
