Pemain kunci PSIM Yogyakarta vs Borneo FC antara Ze Valente lawan Mariano Peralta. (Media Borneo FC)
JawaPos.com — Pertarungan sengit bakal tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (14/9/2025) sore saat PSIM Yogyakarta menjamu Borneo FC di pekan kelima Super League 2025/2026. Sorotan utama duel ini mengarah pada perang pemain kunci, Ze Valente dari kubu tuan rumah dan Mariano Peralta yang jadi andalan Pesut Etam.
PSIM Yogyakarta datang dengan percaya diri setelah belum terkalahkan sejauh ini dan nyaman di posisi keempat klasemen dengan delapan poin.
Sementara itu, Borneo FC bertengger di peringkat kedua dengan sembilan angka serta catatan performa yang lebih impresif.
Kedua tim sama-sama mengusung ambisi meraih kemenangan untuk menjaga momentum positif di awal musim.
PSIM tak ingin kehilangan muka di hadapan suporter sendiri, sedangkan Borneo FC bertekad memperpanjang tren apik di jalur perburuan puncak klasemen.
Pertarungan lini tengah dan lini depan bakal jadi kunci penentu hasil pertandingan ini.
Peran Ze Valente dalam membangun serangan PSIM akan langsung berhadapan dengan ketajaman striker utama Borneo FC, Mariano Peralta.
Ze Valente tercatat sebagai motor serangan PSIM dalam empat pertandingan yang sudah dijalaninya. Dengan rating 7,73, ia mampu menunjukkan konsistensi mengatur tempo sekaligus menjadi ancaman nyata dari lini kedua.
Dari 360 menit yang dimainkan, gelandang asal Portugal itu sudah mencetak satu gol dan menjadi kreator utama peluang PSIM.
Catatan 2,5 umpan kunci per laga menunjukkan betapa vital kontribusinya dalam membongkar pertahanan lawan.
Valente juga memiliki akurasi umpan 87 persen dengan rata-rata 52 umpan sukses per laga. Distribusinya yang rapi disertai keberanian melepaskan umpan panjang akurat sebanyak 4,3 kali per pertandingan.
Tak hanya kreatif, Valente pun rajin membantu pertahanan dengan rata-rata lima kali merebut bola per laga. Meski begitu, ada celah dari catatannya yakni tiga kali melakukan kesalahan yang berujung peluang lawan.
Di sisi lain, Borneo FC punya senjata mematikan bernama Mariano Peralta. Striker asal Argentina itu menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol dengan rating tinggi 7,90.
Peralta tampil luar biasa efisien dengan tiga gol dari tiga laga alias satu gol per pertandingan. Tingkat ketajamannya terlihat dari rasio satu gol setiap 90 menit bermain.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
