Dejan Tumbas siap jadi senjata rahasia Eduardo Perez jelang laga tandang Persebaya Surabaya ke PSM Makassar, Minggu (31/8/2025). (Media Persebaya)
JawaPos.com — Ada fenomena unik yang terjadi di tubuh Persebaya Surabaya pada awal musim Super League 2025/2026. Nama Dejan Tumbas, pemain asal Serbia yang sejatinya seorang striker, justru menjelma jadi pilihan utama Eduardo Perez di posisi bek kiri.
Penempatan Tumbas di sisi kiri pertahanan membuat Green Force tampil beda dibanding mayoritas tim lain.
Jika biasanya bek kiri diisi pemain lokal, Persebaya Surabaya justru mempercayakan pos krusial itu kepada pemain asing dengan karakter ngeyel.
Keputusan ini tentu menimbulkan tanda tanya bagi banyak pihak. Sebab, Tumbas didatangkan Persebaya Surabaya pada paruh kedua musim lalu dengan status sebagai pemain depan.
Awalnya, eks striker asal Serbia itu diproyeksikan untuk memperkuat lini serang. Dia dipasang sebagai winger dan bisa dimainkan juga sebagai penyerang murni.
Namun, perjalanan musim lalu membuktikan peran Tumbas sangat fleksibel. Alih-alih fokus di lini depan, dia beberapa kali diturunkan sebagai gelandang bertahan.
Dalam catatan, Tumbas tampil dalam 15 pertandingan putaran kedua Super League musim 2024/2025. Ia hanya sekali absen akibat akumulasi kartu dan dua golnya dianulir wasit setelah dicek lewat VAR.
Meski tak banyak mencetak gol, performanya tidak bisa dibilang buruk. Justru kelenturan bermain di berbagai posisi membuatnya jadi senjata tersembunyi Persebaya Surabaya.
Musim baru ini, keputusan mengejutkan kembali diambil oleh pelatih Eduardo Perez. Sosok asal Spanyol itu secara konsisten menjadikan Tumbas sebagai full back kiri utama Green Force.
Eduardo menilai Tumbas punya modal komplet untuk mengisi posisi tersebut. Selain fisik yang tangguh, gaya ngeyelnya di lapangan membuat lawan kerap kesulitan melewatinya.
Padahal, Persebaya Surabaya sebenarnya masih punya stok bek kiri lokal yang tidak kalah berkualitas. Nama seperti Rachmat Irianto, Alfredo Tata, hingga Dimas Wicaksono masih tersedia di skuad.
Namun, pilihan Perez tetap jatuh kepada Tumbas. Menurutnya, pemain serba bisa seperti Tumbas adalah berkah besar bagi seorang pelatih.
“Saya sering mengatakan, Dejan bisa memainkan banyak posisi. Dan bukan hanya Dejan. Banyak pemain juga,” kata Eduardo Perez dikutip dari I.League, Kamis (28/8/2025).
Dia menambahkan fleksibilitas adalah nilai lebih yang harus dimiliki pemain modern. Dengan kemampuan itu, strategi bisa lebih mudah diubah saat pertandingan berlangsung.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
