Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 23.43 WIB

Dulu Kebo Malang Sekarang Arema Malang: Dari Legenda Rakyat, Menjadi Simbol Pejuang Lapangan Hijau

Markas dan Bus Pribadi Arema - Image

Markas dan Bus Pribadi Arema

JawaPos.com - Nama Arema FC dikenal sebagai klub dengan sejarah panjang dan fanbase yang berapi-api.

Awal 2000 -an Arema Malang hanya tim medioker Liga Indonesia. Era di mana letak batu pertama sepak bola modern muncul di Indonesia.

Gebrakan meraung, Singo Edan mencuri perhatian dengan berani menjadi klub pertama yang mengorbitkan talenta-talenta muda berbakat Indonesia.

Tanpa diduga, mereka mampu memberikan gaya permainan agresif penuh semangat. Alhasil klub asal Kota Apel itu, menjadi salah satu kekuatan besar sepakbola Indonesia, bahkan dijuluki sebagai klub petarung.

Dilansir JawaPos.com dari kanal YouTube Bagi Ilmu pada Rabu (20/8), julukan itu bukan tanpa dasar, nama Arema sendiri mengambil dari kata belakang kebo Arema.

Sebuah legenda rakyat Malang yang melambangkan keberanian dalam membentuk mentalitas singa gila sebagai pejuang rumput hijau.

Terinspirasi dari kebo Arema, kini klub berlogo singa itu telah menorehkan berbagai pencapaian, seperti juara Copa Indonesia tahun 2005, 2006 dan juara liga Indonesia tahun 2010.

Selain itu, Arema juga memenangkan Piala Presiden Indonesia pada tahun 2017, 2019, 2022 dan 2024 serta berpartisipasi dalam kompetisi Asia, yaitu AFC Champions League (2007, 2011) dan AFC Cup (2012, 2014).

Dengan prestasi mentereng, klub kebanggaan Malang itu memiliki kelompok supporter paling loyal, dibuktikan pernah dinobatkan sebagai suporter terbaik karena kreativitas.

Tambah lagi, Arek Malang memiliki rivalitas sengit dengan beberapa klub, terutama dalam Derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya yang selalu dinantikan karena mampu menciptakan tensi tinggi di luar maupun di dalam lapangan.

Menyadari sebagai klub berpengaruh di Indonesia, dengan warisan besar yang telah diciptakan dan memiliki daya tarik tersendiri serta menjadi salah satu ikon sepakbola Indonesia.

Muncul pertanyaan, apakah di era sekarang Arema masih relevan sebagai kekuatan utama, di tengah persaingan yang makin ketat dan Klub-klub lain terus berkembang, baik dari segi finansial maupun performa.

Pertanyaan tersebut, menjadi penanda sekaligus pengingat bagi Singo Edan untuk terus perkasa dan harus menyala agar warisan yang sudah dibangun tidak pudar dimakan jaman.

Warisan menjadi dasar simbol penting, sebab tapak tilas cerita harus diberikan dari generasi ke generasi, supaya keras kepala semangat singa tetap menyala dan mengaum abadi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore