Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 01.01 WIB

Super League 2025/2026 Dimulai Dua Hari Lagi, Empat Klub Disebut Masih Tunggak Gaji 15 Pemain, Nilainya Mencapai Rp 4,3 Miliar!

Wakil Presiden APPI Achmad Jufriyanto menyebut masihh ada klub Liga Indonesia yang belum melunasi gaji pemain. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com) - Image

Wakil Presiden APPI Achmad Jufriyanto menyebut masihh ada klub Liga Indonesia yang belum melunasi gaji pemain. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com-Sebanyak empat klub Super League 2025/2026 disebut masih terlibat dalam masalah tunggakan gaji pemain. Dilaporkan total ada 15 pesepak bola yang haknya belum dilunasi dengan jumlah tanggungan mencapai Rp 4,3 miliar.

Isu itu diungkapkan Wakil Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional (APPI) Achmad Jufriyanto. Namun, pria yang akrab disapa Jupe itu enggan membuka identitas klub-klub mana saja yang masih bermasalah dengan urusan gaji.

Pemain yang masih aktif membela Persib Bandung itu hanya menjelaskan bahwa tiga klub di antaranya dalam korespondensi dengan APPI, sedangkan satu tim sedang diproses National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

"Untuk kasus di BRI Super League, tiga tim masih dalam korespondensi dan satu klub sudah diproses NDRC," ujar Achmad Jufriyanto setelah konferensi pers NDRC di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (6/8) siang.

"Total pembayaran yang belum diselesaikan itu sekitar Rp 4,3 miliar. Jumlah pemainnya ada 15 dari empat tim," ucap Jupe menambahkan.

Kabar ini jelas mengejutkan, mengingat Super League 2025/2026 akan segera bergulir. Kurang dari 48 jam kompetisi, dengan nama sebelumnya Liga 1, itu dimulai dengan duel Borneo FC Samarinda vs Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai laga pembuka pada Jumat (8/8) sore.

Selain Super League, Jufriyanto juga mengungkapkan data tunggakan gaji dari klub kompetisi kasta di bawahnya. Yakni Championship yang dulu bernama Liga 2. Dalam laporan APPI, Jupe mengungkapkan ada sembilan klub Championship 2025/2026 yang juga masih menunggak gaji pemain dengan nominal Rp 3,6 miliar.

"Dua tim Championship masih dalam korespondensi dengan kami dan tujuh klub sudah dalam proses NDRC dengan total pembayaran yang belum diselesaikan Rp 3,6 miliar," ungkap Jufriyanto.

Sementara untuk Liga 3 atau Liga Nusantara, Jufriyanto menyebut bahwa sejumlah tim masih menunggak gaji pemain dengan total Rp 2,5 miliar. Bahkan, ada satu klub belum menjalankan putusan Dispute Resolution Chamber (DRC) FIFA.

"Untuk kasus di Liga 3, ada dua tim yang masih dalam korespondensi, empat tim sudah diproses NDRC. Total, dua tim belum menjalankan putusan NDRC dan satu tim belum menjalankan putusan DRC. Dengan total pembayaran yang belum diselesaikan sekitar Rp 2,5 miliar," ucap Jufriyanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore