
Gol dari Jens Raven ke Gawang Thailand dalam pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dalam bahasa Jawa, ada istilah "ngrejekeni" yang berarti pembawa rezeki atau keberuntungan. Istilah ini dianggap oleh netizen sangat pas disematkan kepada striker muda Jens Raven, yang telah membuktikan dirinya sebagai sosok pembawa berkah bagi Timnas Indonesia U-23.
Raven, striker berpostur tinggi 189 cm yang berdarah campuran Indonesia-Belanda, telah mencatat prestasi luar biasa dengan berhasil membawa dua tim nasional Indonesia kelompok usia ke partai final dalam kurun waktu yang relatif singkat.
Beberapa hari terakhir, kolom komentar Instagram dari Jens Raven dipenuhi unek-unek dan kekesalan para pendukung Timnas Indonesia, yang menilai Raven tidak tampil maksimal di dua laga terakhir fase grup, setelah menggila di laga pertama.
Namun, tak sedikit komentar dari netizen Indonesia yang menganggap bahwa pemain baru Bali United ini ‘ngrejekeni’ alias pembawa rezeki bagi anak skuad Garuda, meski kadang mengalami kesulitan.
Perjalanan Raven sebagai ‘pembawa rezeki’ dimulai dari kesuksesannya bersama Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024. Striker yang kala itu masih memperkuat klub Dordrecht U-21 ini memulai petualangannya dengan langkah hati-hati, beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia setelah sebelumnya berkiprah di Toulon Cup 2024 di Prancis.
"Saya memulainya dengan bermain selama 20 menit melawan Filipina. Sebab, saya harus beradaptasi terlebih dahulu dengan iklim yang berbeda di Indonesia," kenang Raven dalam wawancaranya dengan Telstar Online, tahun lalu.
Perlahan namun pasti, Raven mulai mencuri perhatian pelatih Indra Sjafri. Kehadirannya di lapangan selalu membawa dampak positif, seperti saat menghadapi Kamboja dimana ia menyumbang satu assist meski tidak mencetak gol.
Momen puncak kepercayaan diri Raven terjadi saat menghadapi Timor Leste, dimana ia tampil memukau dengan mencetak dua gol dan tiga assist dalam kemenangan telak 6-2. Yang membuatnya semakin bahagia, kedua orang tuanya hadir langsung menyaksikan penampilannya yang gemilang tersebut.
Drama Final yang Bersejarah
Final Piala AFF U-19 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menjadi panggung sempurna bagi Raven untuk membuktikan status ‘ngrejekeni’-nya. Menghadapi Thailand dengan dukungan penuh seluruh rakyat Indonesia, tekanan yang dirasakan sangat besar.
"Layar dipasang di seluruh negeri. Secara total, ada 100 juta orang yang menonton. Saya merasa gugup pada awalnya, hingga akhirnya peluit pertama berbunyi untuk memulai laga," ungkap Raven mengenang momen bersejarah tersebut.
Namun, seperti sosok pembawa rezeki sejati, Raven justru tampil gemilang di saat-saat krusial. Golnya di menit ke-17 menjadi gol emas yang mengantarkan Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U-19 untuk kedua kalinya setelah 2013.
"Sangat menyenangkan saya mencetak gol kemenangan setelah lima belas menit. Saya bahkan menangis selama satu jam setelahnya. Ini adalah perasaan yang tidak bisa saya jelaskan," kenangnya dengan haru.
Rekor Fantastis di Piala AFF U-23 2025

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
