Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 02.42 WIB

Salah Paham dengan Jens Raven, Gerald Vanenburg Persilakan Pemain Timnas Indonesia U-23 Lakukan Selebrasi

Selebrasi Pesepak bola Timnas U23 Indonesia Jens Raven usai membobol gawang Timnas U23 Brunei Darussalam dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Dery Ridwa - Image

Selebrasi Pesepak bola Timnas U23 Indonesia Jens Raven usai membobol gawang Timnas U23 Brunei Darussalam dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Dery Ridwa

JawaPos.com - Ada kesalahpahaman terkait "larangan" selebrasi yang ditunjukan kepada Jens Raven. Pada laga sebelumnya melawan Brunei Darussalam U-23 (15/7), Jens yang mencatatkan 6 gol berselebrasi menari pacu jalur yang sedang viral.

Saat itu, Sambil tertawa pelatih tim Indonesia U-23 Gerald Vanenburg mengatakan tak akan memainkan Jens jika kembali berselebrasi seperti itu.

"Tidak, saya bilang itu sepenuhnya salah. Karena saya bilang saya tidak suka kalau skor 4-0, 5-0, Anda mulai menari. Dan bagi saya, itu tidak masalah. Kalau mau menari, silakan," ujar Gerald.

"Tapi itu bukan urusan saya. Saya tidak akan melakukannya, dan kalau mau, tidak masalah. Karena semua orang bisa mencetak gol sesuai keinginannya," tambah juru taktik asal Belanda itu.

Oleh sebab itu, perihal selebrasi adalah pemain yang memutuskan untuk melakukannya atau tidak.

"Bukan saya yang di lapangan, tapi saya bisa bilang saya tidak suka. Jadi, semua orang boleh berpendapat sendiri. Begitulah hidup. Tapi saya membaca banyak hal, dan mereka bilang, oke, tapi oke, itu bukan masalah bagi saya," paparnya.

Sementara itu, pelatih Filipina U-23 Garrath McPherson berharap pertandingan lebih menghibur dengan banyaknya penonton yang hadir.
"Para pemain ini ingin bermain di hadapan para suporter. Jadi, kami lebih memilih bermain di hadapan fans," ujarnya.

Menuutnya, laga sebelumnya yang tidak sampai 3 ribu penonton terjadi di tengah pekan. Hal itu dianggapnya bukan waktu yang tepat bagi orang yang berkeluarga.

"Mereka punya pekerjaan atau bersekolah. Jadi, Jumat malam nanti adalah waktu yang bagus bagi masyarakat untuk datang menonton pertandingan. Saya dengar mereka semua akan datang menyaksikan laga besok (malam ini)," katanya. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore