
Rizky Dwi di Australia.
JawaPos.com — Rizky Dwi Pangestu kini jadi sosok penting di lini depan Persebaya Surabaya. Penyerang asal Banyuwangi itu disebut-sebut sebagai pewaris trah Blambangan setelah jejak legenda Timnas Indonesia, Hendro Kartiko.
Sama seperti Hendro yang dulu membela Persebaya Surabaya medio 2000-an, Rizky Dwi kini berjuang mengharumkan nama daerah asalnya.
Pemain berusia 26 tahun itu dipercaya pelatih Eduardo Perez menjadi bagian dari proyek utama Green Force di Super League 2025/2026.
Rizky mencetak satu gol dalam laga uji coba internasional melawan Football West All Star, Rabu (9/7/2025). Gol tersebut mempertegas statusnya sebagai penyerang yang kian matang di bawah arahan Eduardo Perez.
Selain Rizky, gol kemenangan Persebaya Surabaya dicetak Francisco Rivera di babak kedua. Kemenangan 2-0 itu sekaligus menutup rangkaian laga uji coba internasional dengan manis bagi Green Force.
Sebelum bermain untuk Persebaya Surabaya, Rizky Dwi sempat bermain untuk PSIS Semarang. Klub asal Semarang itu akhirnya memutuskan untuk melepas Rizky dari skuad utama.
Pemain asli Banyuwangi kelahiran 9 April 1999 tersebut resmi menandatangani kontrak bersama Persebaya Surabaya pada 6 Juli 2024. Sebelumnya, ia menjalani seleksi ketat bersama empat pemain lainnya.
Dari lima pemain yang ikut seleksi, hanya Rizky Dwi dan Randy Hanson yang lolos dan mendapat kontrak. Keduanya kini jadi bagian dari skuad utama Persebaya Surabaya sejak Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Selama bersama Persebaya Surabaya, Rizky telah mencatatkan 14 pertandingan dengan 637 menit bermain. Ia mencetak satu gol dan mengoleksi satu kartu kuning sejauh ini.
Sebelum itu, Rizky sempat mencatatkan dua gol dari 11 pertandingan saat berseragam PSIS Semarang. Ia juga memperoleh satu kartu kuning dalam 466 menit penampilannya.
Pada musim sebelumnya, PSIS meminjamkan Rizky ke FC Bekasi City. Di klub tersebut, ia tampil enam kali dan mengoleksi satu kartu kuning selama 176 menit bermain.
Rizky juga sempat membela Sulut United FC dalam empat laga dan mencetak satu gol. Ia bermain selama 220 menit selama masa tersebut.
Kerja kerasnya tersebut menjadi titik awal kedekatan Rizky Dwi dengan Persebaya Surabaya. Musim ini pun menjadi tahun keduanya berseragam hijau-hijau kebanggaan Bonek.
Kehadiran Rizky menjadi magnet tersendiri bagi para suporter, terutama yang berasal dari Banyuwangi. Ia dianggap sebagai simbol kebangkitan trah Blambangan di pentas sepak bola nasional.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
