Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 05.30 WIB

Ze Valente Siap Hadapi Mantan, PSIM Yogyakarta Langsung Ladeni Persebaya Surabaya di Laga Opening Super League 2025/2026

Ze Valente resmi ke PSIM Yogyakarta (dok. PSIM) - Image

Ze Valente resmi ke PSIM Yogyakarta (dok. PSIM)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga pembuka Super League 2025/2026. Duel ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat, 8 Agustus 2025, sekaligus menjadi momen kick-off resmi untuk kompetisi kasta tertinggi yang telah mengalami rebranding.

Musim depan, Liga 1 resmi berganti nama menjadi Super League, sementara Liga 2 menjadi Championship. Pergantian nama ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Jakarta dan dihadiri 18 klub peserta Liga 1. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, menegaskan bahwa rebranding ini bagian dari upaya menyegarkan wajah kompetisi domestik.

"Mulai musim ini kami sudah melakukan rebranding LIB. Entitas tetap LIB, namun brand-nya I-League. BRI Super League untuk Liga 1 dan Pegadaian Championship untuk Liga 2," ujar Ferry.

Terkait pemilihan laga pembuka antara Persebaya dan PSIM, Ferry menjelaskan bahwa tidak ada kewajiban untuk selalu menampilkan juara bertahan di pertandingan perdana.

“Kita bisa memilih siapa saja. Tidak harus juara Liga 1 dan Liga 2,” tambahnya.

Dalam RUPS tersebut, juga disepakati perubahan jumlah pemain asing yang diperbolehkan setiap tim. Kini, satu tim boleh memiliki maksimal 11 pemain asing, dengan 8 di antaranya boleh masuk daftar susunan pemain (DSP) dan dapat dimainkan secara bersamaan dalam satu pertandingan. Namun, jika sudah memainkan 8 pemain asing sejak awal, mereka tidak dapat diganti oleh pemain asing lainnya selama laga berlangsung.

Selain itu, RUPS juga menetapkan beberapa perubahan struktur di jajaran komisaris LIB, termasuk hadirnya Glenn Timothy Sugita sebagai wakil dari Persib Bandung, menggantikan Teddy Tjahjono. Sementara itu, Zainudin Amali tetap menjabat sebagai komisaris utama dan Muhammad Lutfi sebagai komisaris independen.

Di sisi lain, laga pembuka ini akan menjadi ujian perdana yang berat bagi PSIM Yogyakarta, khususnya bagi pemain anyar mereka, Ze Valente. Gelandang asal Portugal ini telah resmi bergabung dengan Laskar Mataram untuk musim debut mereka di kasta tertinggi.

Yang menarik, laga pertamanya justru mempertemukannya dengan mantan klub yang pernah ia kapteni, Persebaya Surabaya.

Ze Valente kini sudah berada di Yogyakarta dan mulai mengikuti latihan bersama skuad PSIM. Ia datang dengan reputasi mentereng setelah mencatatkan 7 gol dan 8 assist dari 31 laga bersama Persik Kediri musim lalu.

Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai playmaker cerdas yang mampu mengatur ritme permainan dari lini kedua.

"Ini adalah kota pertama saya tinggal di Indonesia dan saya sangat senang bisa kembali," ucap Ze Valente yang pernah membela PSS Sleman, menandakan hubungan emosionalnya dengan Kota Pelajar.

Kepindahannya ke PSIM didorong oleh semangat baru dan keinginan membangun klub dari bawah. Ia menekankan bahwa fokusnya saat ini adalah beradaptasi dengan tim dan lingkungan baru.

"Saya belum menetapkan tujuan apa pun karena pertama saya ingin mengenal tim dan rekan-rekan saya," ungkapnya dengan rendah hati.

Manajer tim PSIM, Razzi Taruna, menyambut kedatangan Ze Valente dengan penuh optimisme. Ia menilai pemain berusia 30 tahun itu sebagai sosok penting dalam memimpin skuad yang didominasi pemain muda.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore