
Pemain Persebaya, Dejan Tumbas berebut bola dengan pemain Semen Padang, Rosad Setiawan pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (11/5). Persebaya dihatan imbang Semen Padang dengan skor (1-1). RIANA SETIAWAN/ JAWA POS
JawaPos.com — Persebaya Surabaya bersiap menghadapi laga hidup-mati melawan Bali United dalam pekan terakhir Liga 1 Indonesia 2024/2025 yang akan digelar Jumat (23/5/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan ini menjadi penentu bagi Green Force untuk merebut posisi runner-up klasemen akhir musim.
Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menegaskan skuadnya sudah melakukan persiapan maksimal untuk duel penting ini. Menurutnya, para pemain yang tidak mengalami cedera atau sanksi kartu siap tempur untuk laga krusial ini.
“Untuk persiapan tim, kemarin kami fokus latihan taktik. Jadwal pertandingan memang dimajukan dari tanggal 25 ke tanggal 23, tapi tidak mengganggu persiapan kami. Intinya, semua pemain yang siap secara fisik dan mental akan tampil maksimal,” ujar Uston dalam konferensi pers prapertandingan di Kantor Persebaya Surabaya, Kamis (22/5/2025).
Meski jadwal pertandingan dimajukan dari tanggal 25 ke 23 Mei, ia memastikan hal itu tak mengganggu persiapan tim.
Uston yang juga merupakan legenda hidup Persebaya Surabaya menekankan pentingnya laga kontra Bali United. Ia menyebut kemenangan adalah harga mati untuk menjaga peluang finis di peringkat kedua klasemen akhir.
Saat ini Persebaya Surabaya berada di peringkat keempat dengan raihan 54 poin. Mereka hanya terpaut dua angka dari Malut United yang duduk di posisi ketiga dan empat poin dari Dewa United di urutan kedua.
Dengan perhitungan tersebut, kemenangan atas Bali United menjadi satu-satunya jalan untuk menjaga asa finis sebagai runner-up.
Pemain Persebaya, Dejan Tumbas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Semen Padang yang dianulir wasit pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (11/5). Persebaya dihatan imbang Semen Padang dengan skor 1-1.RIANA SETIAWAN/ JAWA P
Persebaya Surabaya tak mau bergantung pada hasil tim lain dan memilih fokus pada laga mereka sendiri.
“Peluang kita masih terbuka bersaing dengan Dewa United dan Malut United. Tiga tim ini sama-sama kuat, jadi kami fokus untuk meraih poin penuh,” tegas Uston. Ia menambahkan timnya hanya menargetkan tiga poin tanpa berpikir soal hasil laga tim pesaing.
Pertandingan ini dipastikan berlangsung sengit karena tiga tim sedang bersaing ketat di papan atas.
Dewa United, Malut United, dan Persebaya Surabaya sama-sama berpeluang mengakhiri musim sebagai runner-up di bawah juara yang sudah ditentukan.
Dengan tekanan tinggi dan tensi pertandingan yang panas, mental dan fisik para pemain akan benar-benar diuji. Namun Uston optimistis skuadnya siap secara total untuk meladeni permainan Bali United yang dikenal solid.
Persebaya Surabaya akan turun dengan kekuatan terbaik, memaksimalkan semua pemain yang fit.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
