
Kiper utama Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi. (Istimewa)
JawaPos.com–Ernando Ari Sutaryadi, kiper utama Persebaya Surabaya, mendadak jadi sorotan usai blunder fatal saat melawan Borneo FC. Ironisnya, hal itu terjadi hanya berselang beberapa hari setelah dirinya dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.
Ernando menjadi satu-satunya pemain Persebaya Surabaya yang dipanggil ke Timnas untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Tiongkok dan Jepang. Ia masuk dalam daftar lima penjaga gawang pilihan pelatih Patrick Kluivert.
Namun, performa Ernando di pekan ke-33 Liga 1 Indonesia 2024/2025 justru menimbulkan pertanyaan besar. Tampil sebagai starter melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Ernando membuat kesalahan fatal.
Pada menit ke-74, Ernando melakukan pelanggaran keras dengan menekel striker Borneo FC Matheus Pato, dalam situasi satu lawan satu. Akibatnya, wasit langsung mengusirnya keluar lapangan dan memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah.
Matheus Pato yang menjadi eksekutor sukses mengkonversi penalti tersebut menjadi gol. Skor pun berubah menjadi imbang, menambah tekanan bagi tim tamu yang tampil dengan 10 pemain.
Kesalahan fatal Ernando itu langsung mendapat sorotan tajam dari Bonek, pendukung setia Persebaya Surabaya. Banyak dari mereka meluapkan kekecewaannya melalui kolom komentar akun Instagram resmi klub, @officialpersebaya.
Tak sedikit yang menuding performa Ernando seperti kehilangan semangat saat membela Persebaya Surabaya. Beberapa bahkan menuduhnya sengaja tampil buruk karena sudah merasa tidak memiliki komitmen bersama tim asal Kota Pahlawan tersebut.
"Sudah waktunya kiper asing jol? Sering blunder kiper lokal e dewe," tulis salah satu suporter dengan nada kecewa.
"Rekrut kiper asing musim depan," komentar salah satu suporter.
Reaksi serupa membanjiri unggahan Persebaya Surabaya setelah laga berakhir.
"Wayahe Tuku Kiper Asing," ujar salah satu suporter yang menyiratkan rasa frustasi atas performa Ernando.
Bahkan ada yang curiga gelagat Ernando di laga tersebut tidak seperti biasanya.
"Nando why ndooo??? Kyok e atimu wes gak neng PERSEBAYA….kok mesti ngawe salaaahh ae," sindir salah satu suporter yang merasa Ernando sudah tidak lagi memiliki semangat membela Green Force.
Beberapa Bonek juga menyoroti ekspresi dingin Ernando di lapangan yang dinilai minim emosi dan semangat bertarung.
"Selidikono ernando iku, kok ngono ekspresi maine Gk onk emosi gregete blas Gk biasae kyk ngono Match gk beres," kata salah satu suporter.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
