Tangkapan layar kiper Persija Jakarta, Carlos Eduardo, saat melawan Borneo FC Samarinda. (Dok. Jakfootball)
JawaPos.com - Persija Jakarta harus berterima kasih kepada kiper Carlos Eduardo saat menghadapi Borneo FC Samarinda. Meski kalah, Macan Kemayoran bisa saja dibuat babak belur alias kalah telak andai penjaga gawang asal Brasil itu tak tampil ciamik dengan delapan penyelamatan gemilang.
Persija Jakarta kembali menelan kekalahan di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kali ini Macan Kemayoran dipaksa bertekuk lutut oleh Borneo FC Samarinda saat berlaga pada pekan ke-31 di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu (4/5) malam.
Dalam laga itu Persija menelan kekalahan tipis 0-1 gara-gara gol sematawayang M Sihran pada menit ke-26. Gawang Carlos Eduardo dibobol oleh Borneo setelah Sihran berdiri bebas tanpa pengawalan saat memanfaatkan umpan silang Mariano Peratla dari sisi kanan penyerangan.
Kekalahan itu tak lepas dari buruknya performa Persija Jakarta. Khususnya di lini pertahanan, di mana tuan rumah Borneo dapat kekuasaan penuh alias dominan dalam membangun serangan.
Itu dibuktikan dengan catatan statistik, di mana penguasaan bola Borneo FC mencapai 60 persen, berbanding 40 persen untuk Persija. Selain itu, tim tuan rumah juga tercatat melepaskan 19 tembakan sepanjang 90 menit.
Nah, dari 19 tembakan itu, 9 di antaranya tepat sasaran. Termasuk satu gol M Sihran ke gawang Persija. Sementara delapan sisanya tak membuahkan gol karena ada Carlos Eduardo.
Ya, Carlos Eduardo bisa dibilang bintang Persija dalam laga tadi malam karena mencatatkan delapan penyelematan. Kiper berusia 33 tahun itu cukup bekerja keras saat melawan Borneo FC.
Eduardo sudah jatuh bangun dari menit kedelapan. Dia terbang untuk memotong umpan Christophe Nduwarugira ke dalam kotak penalti dari sisi kiri penyerangan. Beberapa menit berselang, dia juga berhasil mengantisipasi cutback datar Mariano Peralta dari sisi kanan.
Selain memotong bola, Carlos Eduardo juga berhasil menepis tembakan Berguinho pada menit ke-21. Namun, lima menit berselang gawangnya dibobol oleh Sihran.
Kegemilangan Eduardo berlanjut di babak kedua. Serangan Borneo FC malah kian masif dan dirinya semakin bekerja keras.
Selama 45 menit kedua, Carlos Eduardo setidaknya menggagalkan empat peluang emas Borneo FC. Dua di antaranya adalah lewat Berguinho di dalam kotak penalti.
Sementara dua peluang lain, Carlos Eduardo berhasil memenangkan duel satu lawan satu saat berhadapan dengan Kei Hirose (67') dan Matheus Pato semenit berselang. Dua penyelamatan gemilang itu benar-benar membantu Persija terhindar dari kebobolan.
Dapat disimpulkan, Carlos Eduardo adalah man of the match untuk Persija. Andai tak ada dirinya, kiper asal Brasil itu Macan Kemayoran kemungkinan besar kalah dengan skor cukup telak.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
