Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Februari 2025 | 17.23 WIB

Bonek Wajib Tahu! 5 Kekalahan Memalukan Paul Munster di Persebaya Surabaya, 2 Kali Digunduli 3 Gol Tanpa Balas

Ekspresi pelatih Persebaya Paul Munster pada laga mengahadapi Persita dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (31/1/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos) RIANA SETIAWAN/ JAWA POS

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali gagal melanjutkan tren positif setelah takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Pakansari, Jumat (21/2/2025) malam WIB. Hasil ini semakin memanaskan kursi pelatih Paul Munster yang kini berada dalam tekanan besar.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Green Force yang sebelumnya berhasil bangkit dengan kemenangan. Namun, hasil buruk ini membuat posisi Persebaya Surabaya merosot ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan 41 poin.

Dewa United kini menggeser Persebaya Surabaya di posisi kedua dengan keunggulan dua angka. Situasi ini membuat ultimatum manajemen agar Munster menyapu dua kemenangan beruntun semakin sulit terpenuhi.

Dua gol yang dicetak Alexis Messidoro dan Alex Martins dalam rentang tujuh menit menegaskan dominasi Dewa United. Persebaya Surabaya tak mampu membalas hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini menambah daftar panjang hasil buruk Paul Munster sejak menukangi Persebaya Surabaya. Bahkan, dalam beberapa laga, Green Force harus menelan kekalahan dengan skor telak.

Berikut adalah lima kekalahan terbesar Persebaya Surabaya di bawah asuhan Paul Munster sejak musim lalu. Dua di antaranya berakhir dengan kekalahan tiga gol tanpa balas yang memalukan.

Pada 16 April 2024, Persebaya Surabaya dipermalukan Dewa United 0-3 di Stadion Gelora Bung Tomo. Kekalahan ini menjadi salah satu kekalahan kandang terbesar yang dialami Persebaya Surabaya musim lalu.

Kekalahan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Persebaya Surabaya saat itu sedang dalam performa yang cukup stabil. Namun, Dewa United tampil superior dan menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal.

Persebaya Surabaya tak mampu mengembangkan permainan mereka, dan serangan-serangan yang dibangun selalu kandas di lini pertahanan lawan. Kondisi ini membuat frustrasi para pemain dan pendukung yang hadir di stadion.

Tak berhenti di situ, kekalahan telak kembali terjadi pada 25 Januari 2025. Green Force dibantai PS Barito Putera dengan skor serupa, 0-3, di Stadion Demang Lehman.

Laga ini menunjukkan kelemahan Persebaya Surabaya dalam menghadapi tekanan tim tuan rumah. Barito Putera tampil agresif dan mendominasi permainan, sementara Persebaya Surabaya kesulitan membangun serangan.

Gol demi gol yang bersarang ke gawang Persebaya Surabaya menegaskan buruknya koordinasi lini belakang. Kesalahan individu dan minimnya kreativitas di lini tengah menjadi faktor utama kekalahan ini.

Selain dua kekalahan tiga gol tanpa balas itu, Persebaya Surabaya juga sering kalah tanpa bisa mencetak gol. Pada 24 April 2024, Persebaya Surabaya tunduk 0-2 dari Bali United di laga tandang.

Dalam laga ini, Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa yang jauh di bawah ekspektasi. Bali United memanfaatkan kelemahan di lini pertahanan dan mencetak dua gol dengan relatif mudah.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore