Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 16.15 WIB

Andik Vermansah, Kapten Persiraja Banda Aceh Yang Cinta Mati dengan Persebaya Surabaya

Andik Vermansah bersama klubnya, Persiraja Banda Aceh saat melakoni Liga 2 Pegadaian. - Image

Andik Vermansah bersama klubnya, Persiraja Banda Aceh saat melakoni Liga 2 Pegadaian.

JawaPos.com – Kapten Persiraja Banda Aceh Andik Vermansah tengah menikmati liburan bersama keluarga di Surabaya. Kebersamaan itu setelah berhasil mengantarkan Persiraja Banda Aceh lolos ke babak semifinal Liga 2 2023/2024.

Momen liburan itu dimanfaatkan oleh mantan pemain Timnas Indonesia ini dengan menonton klub yang pernah dibelanya, Persebaya Surabaya. Andik menonton laga Persebaya Surabaya menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (4/2).

Diketahui, Andik Vermansah merupakan pemain yang membela Persebaya Surabaya sejak era Indonesia Super League (ISL) pada 2009 hingga era Indonesia Premier League (IPL) 2013. Pemain kelahiran Jember itu pernah berlabuh ke klub Malaysia, Selangor FA.

Sukses di Selangor

Pemain 32 tahun itu menjalani lima musim di Selangor. Andik berhasil mengantarkan Red Giants menjadi jawara Piala Malaysia padan 2015 dan runner-up setahun berikutnya.

Andik merupakan bagian penting dari Selangor dan pernah menjadi kapten tim. Pada akhirnya Andik harus berpisah dengan klub dengan warna merah-kuning itu pada 2017. Setelah itu, dia hijrah ke Kedah FA. Di sana dia hanya bertahan selama semusim.

Pulang ke Indonesia

Setelah mengakhiri petualangan di Malaysia, Andik memutuskan untuk pulang ke Indonesia pada 2019. Saat itu, namanya santer dihubungkan dengan Green Force. Namun, kesepakatan tak kunjung tercapai antara manajemen dan sang pemain.

Akhirnya, Andik yang batal pulang ke Surabaya dan memilih berlabuh ke Madura United. Kala itu, klausul unik tertera dalam kontraknya. Sang pemain memilih untuk tidak dimainkan oleh klub saat bermain melawan Persebaya di Liga.

Namun, kedua tim harus bertemu di turnamen pramusim, Piala Presiden. Saat itu, Andik tak bisa menahan air matanya ketika diajak oleh beberapa pemain Persebaya seperti Rendi Irwan dan Otavio Dutra untuk menyanyikan anthem Song for Pride.

Di Madura, dia hanya bertahan setahun. Sang pemain memutuskan untuk berlabuh ke Bhayangkara FC. Kepindahannya ke The Guardian bahkan memantik berbagai respons negatif dari Bonek yang menganggap bahwa Andik tak seharusnya memilih untuk hijrah ke sana. Bersama Bhayangkara FC, dia bertahan selama 4 musim.

Kerap Nonton Persebaya

Andik yang kala itu belum memiliki klub pasca berakhirnya kontrak dengan Bhayangkara FC pernah tertangkap kamera sedang menonton Persebaya Surabaya di tribun superfans Stadion Gelora Bung Tomo.

Saat itu, dia menonton Persebaya Surabaya menjamu Persita Tangerang pada 12 Agustus 2023 silam. Andik tidak sendiri. Dia mengajak keluarga. Mulai dari istri, anak, dan beberapa saudaranya.

Mundur ke tahun 2018 silam, di awal kepulangannya ke Indonesia, Andik bahkan menonton Persebaya dengan beratribut lengkap, dan berbaur dengan Bonek di tribun fans. Ia memakai penutup wajah dan membawa syal.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore