Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Februari 2024 | 02.40 WIB

Warning Sepakbola Indonesia! Tim dan Pemain Liga 1 Junior Dominasi Sanksi Komdis PSSI, Bagaimana Level Senior?

Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada sejumlah tim dan pemain Liga 1 Junior dan juga Liga 2 Senior. - Image

Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada sejumlah tim dan pemain Liga 1 Junior dan juga Liga 2 Senior.

 
JawaPos.com - Pembenahan sepakbola Indonesia masih menemui jalan terjal karena tidak hanya dalam hal taktikal permainan di lapangan, namun juga harus ada perombakan di sektor kedisiplinan.
 
Seperti yang terlihat dari rilisan hasil sidang Komisi Disiplin PSSI tanggal 23-29 Januari 2024. Dikutip dari laman resmi PSSI, sanksi dari komisi tersebut justru banyak dijatuhkan kepada tim-tim Liga 1 Junior yang merupakan fondasi persepakbolaan Indonesia masa depan.
 
Sanksi antara lain dijatuhkan kepada Borneo FC U20. Penyebabnya lima pemain tim asal Samarinda tersebut diganjar kartu kuning saat laga EPA Liga 1 2023-2024 menghadapi tuan rumah PSS Sleman U20 pada 20 Januari lalu.  Borneo FC U20 dikenakan sanksi denda sebesar Rp 5 juta.
 
 
Sanksi juga dijatuhkan kepada klub Bali United FC U16. Mereka dikenakan sanksi menyelenggarakan pertandingan menghadapi PSM Makassar U16 di kawasan Purnama Gianyar tanpa ijin tertulis dari pihak keamanan pada 21 Januari lalu.
 
Selain itu, dalam laga tersebut, terjadi keributan pasca pertandingan berakhir. Mereka pun dikenakan sanksi Rp 5 juta.
 
Tidak hanya klub, sejumlah pemain junior juga tidak luput dari sanksi. Salah satunya adalah pemain Persita Tangerang U20 Bil'asqan Hi Tenang. 
 
 
Ia dikenakan sanksi karena menginjak kepala pemain lawan dan mendapat kartu merah langsung. Kejadian tersebut berlangsung saat timnya menghadapi tuan rumah Dewa United U20 pada 20 Januari lalu.
 
Bil'asqan dikenakan sanksi larangan bertanding pada empat laga berikutnya dan denda sebesar Rp 5 juta.
 
Pemain lain yang terkena sanksi antara lain Dzira Arifin Kusuma dari PSS Sleman U20. Ia dijatuhi sanksi karena memukul pemain lawan sekaligus mendapat kartu merah langsung saat timnya menghadapi Borneo FC U20.
 
 
Beruntung, ia hanya mendapat larangan bermain sebanyak tiga pertandingan dan denda sebesar Rp 5 juta.
 
Sementara itu, untuk level senior, sanksi didominasi oleh tim-tim Liga 2, antara lain Perserang Serang. Saat laga menghadapi PSKC Kota Cimahi, terjadi pelemparan botol air mineral ke arah bench tim lawan yang dilakukan oleh penonton Perserang Serang.
 
Akibat tindakan tersebut, Perserang Serang dijatuhi hukuman sanksi denda sebesar Rp 10 juta.
 
 
Selain Perserang Serang, sejumlah klub Liga 2 yang terkena sanksi komdis PSSI antara lain PSMS Medan, Persijap Jepara, PSCS Cilacap, serta sejumlah pemain klub dari liga kasta kedua tersebut.
 
Apresiasi patut diberikan kepada tim-tim dan para pemain Liga 1 level senior karena tidak ada satu pun pemain maupun klub yang terkena sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.
 
Hal itu membuktikan bahwa kualitas Liga 1 yang merupakan liga kasta tertinggi di level senior semakin meningkat, termasuk dari segi kedisiplinan dan ketaatan terhadap peraturan serta rules of the game.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore