
ILUSTRASI: PBFC sudah menyiapkan kostum nomor 7 untuk pemain Korsel berinisial KYT.
JawaPos.com - Teka-teki kuota asing Pusamania Borneo FC (PBFC) menyisakan satu nama asal Asia. Dua sisanya terisi duo Brasil yang hari ini tiba di Samarinda. Dari isyarat manajemen PBFC, pemain asing asal Asia itu berasal dari Korea Selatan berinisial KYT dan akan menggunakan kostum bernomor punggung 7 di klub.
Legiun asing baru memang dituntut PBFC untuk memiliki skill lebih dibanding penggawa lokal. Kehadirannya pun menjadi pembeda bagi sebuah klub di Tanah Air. Selain stamina yang mestinya juga lebih tahan, postur tinggi menambah kegarangan legiun asing di rumput hijau.
PBFC mendatangkan Helder Lobato Ribeiro, pemain asal Brasil dengan mahar Rp 500 juta. Diakui Presiden PBFC Nabil Husein Said Amin, nama Helder sudah dikenalnya sebelum Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 berakhir. Melalui agen, PBFC diberi CV, statistik, hingga keterangan berapa kali merumput. Skill penggawa tersebut juga ditunjukkan lewat video.
Tertarik dengan serangkaian data, manajemen pantang percaya begitu saja tawaran agen pemain. PBFC kemudian menurunkan tim analisis sendiri untuk rekrutmen legiun asing tersebut.
Ogah beli kucing dalam karung. Data-data penyalur kembali disaring tim analisis Pesut Etam. Nabil pun membeberkan sebuah aplikasi dari FIFA yang dikhususkan memerinci angka pemain merumput dan lain sebagainya.
“Bila memang pemain itu sesuai kebutuhan tim, mereka harus menjalani serangkaian tes medis sebelum sepakat dengan kami,” ungkap Nabil.
Pesut Etam pun tidak lagi memberdayakan budaya seleksi pemain sebelum berseragam oranye. Bagi mereka, pemain yang sudah melalui tim analisis berarti sudah teruji. Setelah Helder, dua kuota asing non-Asia milik PBFC terpenuhi. Menyisakan satu lagi slot untuk pemain asing Asia.
Nabil mengungkapkan, dalam waktu dekat, skuad besutan Dragan Djukanovic tersebut kedatangan penggawa asal Korea Selatan. Masih rahasia. Pengusaha 23 tahun itu enggan membeber nama. Yang pasti, dia disiapkan mengisi nomor punggung 7 yang masih tersedia. “Inisialnya KYT. Sekitar 2–3 hari lagi dia ke Jakarta melakukan medical test,” ungkapnya.
Datangnya pemain Korea Selatan berposisi playmaker tersebut, melengkapi kuota regulasi asing yang ditetapkan PSSI, yakni 2+1. Melengkapi skuad yang sudah terisi dua Brasil, Flavio Beck Junior (gelandang) dan Helder (bek).
Disinggung tambahan penggawa lokal, manajemen masih menutup rapat-rapat rencana tersebut. Nabil hanya mengisyaratkan ada beberapa pemain lokal merapat ke PBFC dalam waktu dekat. (asp/bby/k8/ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
